Pengertian Hukum Berdasarkan keterangan dari Para Ahli dan Tujuan Hukum

Dunia-Pendidik.Com--Hukum ialah sebuah landasan yang dijadikan guna titik utama berlangsungnya suatu negara. Setiap negara tentu mempunyai sistem hukum masing-masing. Sistem hukum ini dicocokkan dengan suasana dan situasi yang terdapat di negara tersebut. Keberadaan hukum sangat urgen dalam suatu negara karena dapat dijadikan sebagai landasan segala urusan yang sehubungan dengan jalannya sistem pemerintahan. Jika suatu negara tidak mempunyai hukum maka keberlangsungan negara itu akan dipertanyakan atau bahkan bakal hancur sebab tidak terdapat yang dijadikan pedoman dalam masing-masing langkahnya.

Pengertian Hukum Pidana dan Perdata di Indonesia

Sama laksana negara lain, Indonesia pun mempunyai hukumnya sendiri. Sebelum memahami dan mempelajari hukum yang berlaku di Indonesia, betapa lebih baik untuk mengetahui apa itu pengertian hukum secara umum. Pengertian hukum secara umum ialah sebuah ketentuan yang terbentuk dari adanya norma dan sanksi yang diciptakan dan ditujukan guna dipergunakan dalam menata tingkah laku manusia. Di samping itu, hukum juga dipakai untuk mengawal keadilan, ketertiban dan menangkal terjadinya suatu kekacauan yang tidak diinginkan.

Pengertian Hukum Berdasarkan keterangan dari Para Ahli dan Tujuan Hukum

Selain diterangkan secara umum, hukum juga diterangkan menurut keterangan dari pandangan beberapa berpengalaman hukum. Pengertian hukum menurut keterangan dari para berpengalaman ini yang selanjutnya dapat diringkas menjadi definisi secara umum. Beberapa berpengalaman hukum yang mengucapkan pendapatnya ialah Achmad Ali, Plato, Prof. Dr. Van Khan dan beberapa berpengalaman lainnya.

Pengertian hukum menurut keterangan dari Achmad Ali ialah sebuah norma yang dipakai untuk menata benar salah suatu kejadian. Hukum dieksistensikan dan diciptakan oleh pemerintah baik secara tidak tertulis maupun secara tertulis. Hukum pun mempunyai sanksi untuk mereka yang mengerjakan tindak pelanggaran terhadap norma yang telah ditetapkan. Pendapat lain terbit dari seorang berpengalaman bernama Plato. Plato melafalkan bahwa hukum adalah peraturan yang tersusun dengan baik dan mengikat masyarakat pun pemerintah.

Baca Juga : Pengertian Kewirausahaan / Wirausaha Berdasarkan keterangan dari Para Ahli

Selain definisi hukum, hukum sendiri terdiri atas sejumlah unsur yang mesti dipahami. Unsur-unsur hukum diantaranya ialah peraturan mengenai tingkah laku insan dalam kehidupan bermasyarakat, ketentuan tersebut disusun dan diselenggarakan oleh badan-badan sah yang berkepentingan, ketentuan yang dibuat mempunyai sifat memaksa, dan yang terakhir adanya sanksi untuk mereka yang melanggar peraturan. Sanksi yang diberikan lumayan tegas.

Tujuan Hukum di Indonesia

Tujuan hukum bisa ditinjau dari sisi universal. Seperti yang sudah diajukan bahwa hukum ialah sebuah peraturan, maka destinasi dari adanya hukum sendiri ialah mengatur segala format ketertiban, kedamaian, kesejahteraan, ketentraman dan kebahagiaan dalam hidup bermasyarakat. Hukum juga diciptakan untuk dapat mengawal serta menangkal sebagian orang untuk mengerjakan tindakan main hakim sendiri.

Hukum di Indonesia sendiri terdiri dari sekian banyak jenis, salah satunya ialah hukum pidana dan hukum perdata. Kedua jenis hukum ini mempunyai pengertian masing-masing. Selain definisi yang berbeda, kedua jenis hukum ini juga dibuat untuk destinasi yang berbeda. Sanksi yang diserahkan juga pasti saja bertolak belakang antara hukum perdata dengan hukum pidana.

Pengertian hukum pidana ialah sebuah hukum yang diciptakan dengan destinasi untuk dapat mengayomi kepentingan umum yang berimplikasi secara langsung dalam masyarakat umum secara luas. Apabila terjadi pembiasan pidana maka akan dominan buruk pada ketentraman, kesejahteraan, ketenteraman dan ketertiban di masyarakat.

Pengertian hukum perdata ialah hukum yang mempunyai sifat privat dengan menitikberatkan sesuatu pada penataan hubungan antara satu orang dengan orang lain. Hukum ialah sesuatu yang individu dalam jenis ini sehingga andai suatu ketika terjadi penyelewengan akan dominan secara individu pula.                       

Belum ada Komentar untuk "Pengertian Hukum Berdasarkan keterangan dari Para Ahli dan Tujuan Hukum"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel