Pengertian Pancasila Sebagai Dasar Ideologi Negara & Fungsinya

Dunia-Pendidik.Com--Pancasila adalah tonggak utama keberlangsungan bangsa Indonesia. Secara umum definisi Pancasila ialah sebuah ideologi dasar untuk negara anda tercinta, Indonesia. Pada mula pembuatannya, Pancasila sendiri berasal dari bahasa Sansekerta. Pancasila sebetulnya terdiri atas dua suku kata. Kedua suku kata tersebut ialah panca yang memiliki makna lima dan sila yang memiliki makna asas atau prinsip.

Pemilihan kedua kata ini paling pas sebab Pancasila sendiri adalah rumusan dan pedoman dasar kehidupan berbangsa dan bernegara untuk seluruh rakyat di Indonesia. Sebelum sah dijadikan dasar negara Indonesia, sejarah penciptaan Pancasila sebagai dasar negara berawal sejak akhir tahun 1944. Pada tahun ini bintang penjajah Jepang mulai menurun dan meredup. Kemudian pada tahun yang sama Perdana Menteri Jepang “Koiso” mengajukan kebebasan Indonesia.

Kemudian perjuangan Indonesia mengejar dasar negaranya ini berawal dengan pembentukan BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) atau dalam bahasa Jepangnya ialah Dokuritsu Junbi Cosakai. Melalui Badan berikut mulai terbentuk tidak banyak demi tidak banyak tentang asas yang bakal dijadikan sebagai Pancasila.

Pengertian Pancasila Sebagai Dasar Ideologi Negara & Fungsinya

Kedudukan dan faedah Pancasila memang lumayan beragam, tetapi salah satu titik pusat ulasan yang berkembang ialah Pancasila sebagai dasar negara Indonesia. Hal ini pastinya sejalan secara yuridis ketatanegaraan. Seperti diketahui bahwa Pancasila adalahdasar dari Negara Republik Indonesia yang terdaftar di dalam UUD 1945 yang perlu anda jaga dan aktualisasikan di dalam berbangsa dan bermasyarakat. Beberapa faedah dan status Pancasila ialah Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa, Pancasila sebagai Dasar Republik Indonesia, dan Pancasila sebagai Ideologi Bangsa dan Negara Indonesia.

Pancasila Sebagai Dasar Ideologi Negara

Mengenal Pancasila lebih dalam dapat dengan mengetahui pengertian Pancasila secara mendalam dan pun mengamalkan isi Pancasila. Pancasila mempunyai lima asas atau lima sila yang mengarah untuk lima titik kedaulatan negara Indonesia. Kelima asas itu terdiri dari asas ketuhanan YME, asas kemanusiaan yang disusun secara adil dan beradab, asas persatuan, asas kemusyawaratan dan kerakyatan, serta terakhir ialah asas keadilan.

Sebelum mengetahui Pancasila sebagai ideologi negara, pahami terlebih dahulu arti dari ideologi secara umum. Ideologi sendiri berasal dari kata “idea” dan “logos”. Kata “idea” memiliki makna sebuah gagasan, suatu konsep, definisi dasar atau cita-cita. Sedangkan kata “logos” memiliki makna ilmu. Sehingga definisi ideologi secara umum ialah kumpulan ide, gagasan, keyakinan, dan keyakinan secara lengkap dan sistematis yang mencantol bidang politik, sosial, kebudayaan dan keagamaan.

Pengertian Pancasila sebagai Ideologi Indonesia ialah nilai-nilai yang terdapat di dalam Pancasila menjadi suatu cita-cita yang normatif guna proses penyelenggaraan negara Indonesia. Secara luas arti Pancasila sebagai ideologi ini adalahsebuah visi dari penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara sampai-sampai akan terwujud kehidupan yang menjunjung tinggi nilai ketuhanan, nilai kemanusiaan, nilai persatuan, nilai berkerakyatan dan pun nilai keadilan.

Selain tersebut Pancasila juga dapat digunakan sebagai di antara sarana solusi konflik yang terjadi pada kehidupan bermasyarakat di Indonesia. Nilai-nilai bareng ini dapat membulatkan macam-macam suku dan kebiasaan di Indonesia.

Hal lain pun menyatakan bahwa Pancasila sebagai dasar negara Indonesia. Yang dimaksudkan dengan dasar negara ialah Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum di Indonesia. Selanjutnya Pancasila pun meliputi keadaan kebatinan dari Undang-Undang Dasar 1945. Pancasila pun mewujudkan cita-cita hukum untuk hukum dasar yang tertulis maupun tidak tertulis.                       

Belum ada Komentar untuk "Pengertian Pancasila Sebagai Dasar Ideologi Negara & Fungsinya"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel