10+ Jenis-Jenis Awan dan Gambarnya Berdasarkan Ketinggiannya

Dunia-Pendidik.Com - Awan ialah massa yang dapat disaksikan dari cucuran air atau kristal beku tergantung di atmosfer di atas permukaan bumi. Ada tidak sedikit macam-macam awan yang ada, seringkali dibedakan menurut bentuknya, ciri-cirinya atau ketinggiannya. Kali ini akan dibicarakan apa saja jenis-jenis awan dan gambarnya.

Pengertian wan menurut keterangan dari KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) ialah kelompok butiran air, es, atau kedua-duanya yang terlihat mengelompok di atmosfer. Awan dapat anda lihat di langit terang setiap harinya. Studi mengenai awan bisa dipelajari dalam fisika awan, di antara cabang meteorologi.

10+ Jenis-Jenis Awan dan Gambarnya Berdasarkan Ketinggiannya

Proses pembentukan awan tak dapat dipisahkan dari siklus air dan proses terjadinya hujan. Adanya pemuaiaan air yang menguap mengarah ke atmosfer sebab panas bumi dan bersitan sinar matahari. Kemudian terjadi pengembunan dan pemadatan uap air yang bergabung menjadi satu pada tingkat elevasi tertentu di atas langit dan menyusun awan.

Berbagai macam jenis awan memiliki ciri khas yang berbeda-beda, baik tersebut bentuk, warna, proses pembentukan sampai efek yang ditimbulkan. Secara umum jenis awan dipisahkan menurut ketinggiannya dari permukaan laut. Awan pun ada yang memunculkan hujan ringan, hujan lebat atau tidak memunculkan hujan.

Jenis-Jenis Awan

Ada tidak sedikit macam-macam awan, baik jenis awan menurut ketinggian, jenis awan menurut format hingga jenis awan menurut proses terbentuknya. Berikut ialah jenis-jenis awan yang dipisahkan menjadi 4 kumpulan utama, yaitu awan tinggi, awan sedang, awan rendah dan awan pertumbuhan vertikal.

Jenis-Jenis Awan Tinggi

Jenis awan tinggi ialah kelompok awan dengan elevasi tinggi, mulai 6 km hingga sekitar 18 km di atas permukaan laut pada distrik iklim tropis. Untuk distrik dengan iklim sedang ketinggiannya ialah 5 km hingga 13 km di atas permukaan laut, sedangkan untuk iklim kutub, elevasi awan tinggi ialah berkisar mulai 3 km hingga 8 km di atas permukaan laut.

Macam-macam awan tinggi dipecah menjadi tiga, yaitu awan cirrus, awan cirrocumulus serta awan cirrostratus. Berikut adalahpenjelasan lengkapnya.

1. Awan Cirrus (Ci)

Awan cirrus ialah gumpalan awan putih berserat kristal es halus yang tampak jelas di antariksa biru. Awan ini adalahbagian dari awan tinggi yang berbentuk laksana serat filamen halus. Bentuk awan ini kadang tampak melingkar, kadang pun horizontal, dan bakal terlihat jelas andai terkena sinar matahari dengan background biru langit.

Adapun ciri-ciri awan cirrus ialah sebagai inilah :
  1. Terbentuk dari uap air yang pulang menjadi kristal air disebabkan suhu yang dingin pada elevasi langit.
  2. Umumnya ada di awang dengan elevasi di atas 5 km, selama 6 hingga 18 km di atas permukaan laut.
  3. Merupakan jenis awan yang meiliki format sisi yang tidak jelas atau samar-samar.
  4. Tidak dapat menimbulkan hujan.
  5. Bentuknya laksana serat halus, serupa seperti bulu burung yang masih muda.
  6. Terdiri dari halbor air yang terjadi diakibatkan suhu terlampau dingin di atmosfer.

2. Awan Cirrocumulus (Ci Cu)

Awan cirrocumulus ialah lapisan awan yang tampak laksana ombak di pasir pantai. Bentuk awan cirrocumulus ialah menyerupai bulat kecil atau serpih dan bewarna putih yang berkelompok atau berbaris. Awan ini pun terdiri dari kelompok kristal air yang membeku dan membetuk kristal es. Proses terjadinya awan cirrocumulus terpaut lumayan cepat dan bakal kembali pulang menjadi awan sirostratus.

Adapun ciri-ciri awan cirrocumulus ialah sebagai inilah :
  1. Terlihat laksana ombak di pasir pantai dengan pola putus-putus.
  2. Umumnya ada di awang dengan elevasi di atas 5 km, selama 6 hingga 12 km di atas permukaan laut.
  3. Terdiri dari kelompok kristal air yang membeku menyusun kristal es.
  4. Bentuknya bulat kucil dan berwarna putih secara berbaris
  5. Masa perkiraan awan ini hanya dilangsungkan singkat.

3. Awan Cirrostratus (Ci St)

Awan cirrostratus ialah salah satu jenis awan tinggi dengan format seperti kelambu atau serabut dengan jalur-jalur yang tipis, serupa dengan kerudung halus. Jenis awan ini berwarna keputih-putihan dan dapat memblokir sebagian atau bahkan semua langit. Awan cirrostratus terlihat lebih terang saat matahari di posisi siang hari sebab teksturnya yang halus.

Adapun ciri-ciri awan cirrostratus ialah sebagai inilah :
  1. Umumnya ada di awang dengan elevasi sekitar 6 km di atas permukaan laut.
  2. Memiliki format putih kelabu yang halus dan akan memblokir seluruh permukaan langit .
  3. Berbentuk laksana anyaman yang tidak teratur.
  4. Merupakan awan yang memunculkan efek halo pada ketika iklim tropis.
  5. Terkadang memunculkan hujan gerimis pada ketika hari yang panas.

Jenis-Jenis Awan Sedang

Jenis awan sedang ialah kelompok awan dengan elevasi sedang, mulai 2 km hingga sekitar 8 km di atas permukaan laut pada distrik iklim tropis. Untuk distrik dengan iklim sedang ketinggiannya ialah 2 km hingga 7 km di atas permukaan laut, sedangkan untuk iklim kutub, elevasi awan sedang ialah berkisar mulai 2 km hingga 4 km di atas permukaan laut.

Macam-macam awan sedang dipecah menjadi dua, yaitu awan alto cumulus serta awan alto stratus. Berikut adalahpenjelasan lengkapnya.

1. Awan Alto Cumulus (A Cu)

Awan altokumulus ialah jenis awan sedang yang memiliki format seperti butiran-butiran kecil dan berjumlah banyak. Saat menyaksikan awan ini akan serupa bola kapas yang menggulung satu demi satu. Jenis awan ini berwarna putih atau abu-abu, serta gampang dideteksi pada masa-masa pagi atau senja. Awan ini akan hadir saat terdapat angin kencang yang membawa massa udara yang stabil dan kering.

Adapun ciri-ciri awan alto cumulus ialah sebagai inilah :
  1. Umumnya ada di awang dengan elevasi sekitar 2 km hingga 7 km di atas permukaan laut.
  2. Bentuknya kecil-kecil laksana bola-bola kapas bergandengan serta mempunyai jumlah yang banyak.
  3. Muncul ketika ada angin kencang membawa massa udara yang relatif stabil dan kering.
  4. Berwarna putih atau abu-abu ketika tampak di langit.
  5. Dapat memunculkan hujan deras yang kadang disertai petir.

2. Awan Alto Stratus (A St)

Awan alto stratus ialah jenis awan sedang dengan format lebar lengkap dan menutupi langit-langit baik secara total maupun secara keseluruhan. Jenis awan ini berwarna abu-abu kebiruan dan tidak banyak tebal. Saat awan ini muncul, maka matahari atau bulan bakal menjadi lebih terang.

Adapun ciri-ciri awan alto stratus ialah sebagai inilah :
  1. Umumnya ada di awang dengan elevasi sekitar 2 km hingga 7 km di atas permukaan laut.
  2. Meliputi beberapa atau nyaris seluruh unsur langit dengan jangkauan luas.
  3. Berwarna abu-abu kebiruan atau kelabu.
  4. Terbentuk pada waktu senja hari dan malam hari lantas akan menghilang pada ketika matahari terbit.
  5. Berpotensi menghasilkan hujan ringan andai awan terkumpul lumayan banyak.

Jenis-Jenis Awan Rendah

Jenis awan rendah ialah kelompok awan dengan elevasi rendah, yaitu sekitar 2 km hingga 3 km di atas permukaan laut pada seluruh jenis wilayah. Awan rendah seringkali dijumpai oleh semua pendaki gunung ketika sudah hingga di puncak gunung yang didaki.

Macam-macam awan rendah dipecah menjadi tiga, yaitu awan stratocumulus, awan stratus serta awan nimbo stratus. Berikut adalahpenjelasan lengkapnya.

1. Awan Stratocumulus (St Cu)

Awan strato cumulus ialah jenis awan rendah yang bentuknya laksana bola menggulung-gulung. Lapisan awan ini ingin tipis. Awan stratocumulus sering kali dijumpai di wilayah pantai. Warnya ialah putih di unsur atas dan kelabu terang di unsur bawah.

Adapun ciri-ciri awan stratocumulus ialah sebagai inilah :
  1. Umumnya ada di awang dengan elevasi sekitar 1,5 km hingga 2 km di atas permukaan laut.
  2. Berbentuk laksana bola namun mempunyai persebaran yang lumayan luas.
  3. Dapat didatangi dengan gampang di wilayah pantai.
  4. Munculnya awan ini menandakan atmosfer yang berada di dekat awan ingin stabil.
  5. Berpotensi menghadirkan hujan lokal andai massa air mengisi kapasitas.

2. Awan Stratus (St)

Awan stratus ialah jenis awan rendah yang didatangi saat hadir kabut. Bentuknya berupa serat putih berwarna kelabu atau putih serta berlapis-lapis. Jenis awan ini sering didatangi saat hadir kabut di pagi hari atau kabut di dataran tinggi. Tekstur awan stratus paling tipis, sampai kadang-kadang bisa mengganggu jarak pandang.

Adapun ciri-ciri awan stratus ialah sebagai inilah :
  1. Umumnya ada di awang dengan elevasi sekitar 2 km di atas permukaan laut.
  2. Berbentuk serat putih berwarna kelabu atau putih serta berlapis-lapis.
  3. Dapat menghadirkan hujan lokal dengan intensitas enteng atau hujan gerimis.
  4. Memiliki persebaran kabut yang luas dan tekstur yang tipis.

3. Awan Nimbo Stratus (Ni St)

Awan nimbo stratus ialah jenis awan rendah dengan format yang tidak menentu, berubah-ubah dan mempunyai tepi yang compang-camping dengan warna kelabu gelap. Jenis awan ini dapat menghasilkan hujan enteng dalam masa-masa yang lama. Pembentukan awan nimbo stratus diakibatkan adanya penebalan dari awan altostratus.

Adapun ciri-ciri awan nimbo stratus ialah sebagai inilah :
  1. Umumnya ada di awang dengan elevasi sekitar 0,6 km hingga 3 km di atas permukaan laut.
  2. Bentuknya tidak menentu dan ingin berubah-ubah.
  3. Memiliki jangkauan penyebaran awan yang lumayan luas.
  4. Menghasilkan hujan ringan sampai sedang dalam jangka masa-masa yang lama.

Jenis-Jenis Awan Perkembangan Vertikal

Jenis awan pertumbuhan vertikal ialah kelompok awan dengan elevasi sangat rendah, yaitu sekitar 0,5 km hingga 1,5 km di atas permukaan laut pada seluruh jenis wilayah. Awan jenis ini menghasilkan pemandangan estetis pada siang hari sebab ketinggian yang paling rendah sampai-sampai sangat gampang dan jelas guna diamati.

Macam-macam awan pertumbuhan vertikal dipecah menjadi tiga, yaitu awan cumulus dan awan cumolonimbus. Berikut adalahpenjelasan lengkapnya.

1. Awan Cumulus

Awan cumulus ialah jenis awan yang tumbuh berbentuk secara vertikal ke atas. Bentuknya serupa perkembangan kembang kol yang berkembang di unsur atasnya. Ketinggiannya dapat mencapai 1 km di atas permukaan laut. Jika terpapar sinar matahari, awan cumulus ini memunculkan pemandangan yang indah.

Adapun ciri-ciri awan cumulus ialah sebagai inilah :
  1. Umumnya ada di awang dengan elevasi sekitar 1 km di atas permukaan laut.
  2. Lebar awan ini sama dengan ketinggiannya, yaitu sekitar 1 km.
  3. Bentuknya serupa kembang kol yang berkembang di unsur atasnya.
  4. Warnanya putih terang dan abu-abu kelabu di dua sisi yang berbeda.
  5. Sering hadir saat musim kemarau atau ketika langit cerah.

2. Awan Cumolonimbus

Awan cumulonimbus atau kumolonimbus ialah jenis awan yang mempunyai volume besar dan berkembang pada lokasi yang rendah. Di samping itu, ujungnya atasnya paling tinggi dan ketebalannya besar. Awan ini dapat memunculkan hujan dan badai disertai petir. Karena ciri-cirinya itulah, awan ini sangat dikhawatirkan dalam dunia penerbangan.

Adapun ciri-ciri awan cumolonimbus ialah sebagai inilah :
  1. Umumnya ada di awang dengan elevasi sekitar 2 km di atas permukaan laut.
  2. Volume awan besar dan berkembang pada lokasi yang rendah.
  3. Memiliki warna putih pada unsur atas dan kelabu gelap pada unsur bawah
  4. Dapat memunculkan hujan lebat dan badai disertai petir

Nah itulah referensi jenis-jenis awan dan gambarnya menurut elevasi dan proses terbentuknya. Penjelasan macam-macam awan di atas pun disertai definisi, ciri-ciri, proses terbentuknya, efek yang ditimbulkan, karakteristik format dan warna dan lain-lain.

Belum ada Komentar untuk "10+ Jenis-Jenis Awan dan Gambarnya Berdasarkan Ketinggiannya"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel