Shubuh Masuk Tapi Belum Mandi Junub Di Bulan Ramadhan

Dunia-Pendidik.Com - Kita ketahui bareng bahwa di siang hari saat berpuasa, suami istri dilarang bersangkutan badan. Kesempatan yang ada melulu di malam hari. Jika di malam hari berhubungan, pasti saja ada keharusan untuk mandi junub terserah ketika tersebut keluar mani ataukah tidak. Ketika kemaluan si lelaki telah masuk pada kemaluan si wanita, maka tetap mandi mesti .

Shubuh Masuk Tapi Belum Mandi Junub Di Bulan Ramadhan

Jika malam hari terasa dingin, maka pasti saja berat guna mandi di malam hari. Biasanya pasangan tadi menundanya sampai ingin mengemban shalat shubuh. Ketika mereka hendak shalat shubuh, barulah mereka mandi junub. Padahal anda tahu bareng bahwa waktu menyangga diri dari sekian banyak  pembatal ialah mulai dari keluar fajar shubuh sampai terbenamnya, Masalahnya apakah puasa tetap sah andai baru mandi sesudah masuk Shubuh? Artinya ia masuk Shubuh, masih dalam suasana junub.


Mari Kita Simak Ulasannya di bawah Ini :

“Dihalalkan untuk kamu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan isteri-isteri kamu; mereka ialah pakaian bagimu, dan anda pun ialah pakaian untuk mereka. Allah memahami bahwasanya anda tidak dapat menyangga nafsumu, karena tersebut Allah mengampuni anda dan memberi ma'af kepadamu. Maka kini campurilah mereka dan ikutilah apa yang telah diputuskan Allah untukmu, dan santap minumlah sampai terang bagimu benang putih dari benang hitam, yakni fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa tersebut sampai (datang) malam.” (QS. Al Baqarah: 187).

Dalam ayat ini diterangkan bahwa Allah masih membolehkan bersangkutan badan antara suami istri sampai keluar fajar Shubuh. Walaupun saat masuk Shubuh, masih dalam suasana junub, ia tetap boleh berpuasa saat itu. Yang penting, ia berhenti bersangkutan badan sebelum masuk masa-masa Shubuh. Lalu Mandi Wajib.

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mendapati masa-masa fajar (waktu Shubuh) dalam suasana junub sebab bersetubuh dengan istrinya, lantas beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mandi dan tetap berpuasa.

An Nawawi rahimahullah mengatakan, “Jika seseorang bersangkutan dengan istrinya sebelum Shubuh dan saat masuk Shubuh, ia masih dalam suasana junub, maka ia masih boleh mengerjakan puasa. Karena Allah ‘azza wa jalla memperbolehkan mubasyaroh (mencumbu istri) sampai terbit fajar, kemudian perintahkan guna berpuasa, maka ini mengindikasikan bahwa boleh saja seseorang yang berkeinginan berpuasa masuk shubuh dalam suasana junub.”[5]

Dalam Al Mawsu’ah Al Fiqhiyyah disebutkan, “Puasa tetap sah bilamana seseorang mendatangi waktu Shubuh dalam suasana junub dan belum mandi.


Dari Beberapa penjelasan diatas dapat pengarang simpulkan :
  1. Boleh Berhubungan ketika malam hari bulan ramadhan dengan kriteria pasangan resmi.( sudah Menikah )
  2. Boleh sahur saat masih dalam suasana junub namun usahakan mandi mesti dulu lebih di utamakan.
  3. Mandi wajib ialah untuk mencuci diri dari hadas besar, sehingga saat waktu shubuh sudah masuk, maka wajib guna mandi supaya dapat melaksankan shalat shubuh.      

Belum ada Komentar untuk "Shubuh Masuk Tapi Belum Mandi Junub Di Bulan Ramadhan"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel