Arti Penting Kecerdasan Emosional (EQ)

Dunia-Pendidik.Com - Salah satu komponen urgen untuk dapat hidup di tengah-tengah masyarakat ialah kemampuan untuk menunjukkan emosi secara baik. Dalam kenyataannya kini ini dapat disaksikan bahwa orang yang ber-IQ tinggi belum tentu berhasil dan belum pasti hidup bahagia.

Arti Penting Kecerdasan Emosional (EQ)

Orang yang ber-IQ tinggi tetapi sebab emosinya tidak stabil dan gampang marah biasanya keliru dalam menilai dan memecahkan permasalahan hidup sebab tidak bisa berkonsentrasi. Emosinya yang tidak berkembang, tidak terkuasai, tidak jarang membuatnya berubah-ubah dalam menghadapi permasalahan dan bersikap terhadap orang beda sehingga tidak sedikit menimbulkan konflik.

Emosiyang tidak cukup terolah pun dengan mudah mengakibatkan orang lain tersebut kadang sangat energik menyetujui sesuatu, namun dalam masa-masa singkat berubah menolaknya, sampai-sampai mengacaukan kerja sama yang disepakati bareng orang lain. Maka, orang tersebut mengalami kegagalan.

Di beda pihak sejumlah orang yang IQ-nya tidak tinggi, sebab ketekunan dan emosinya yang seimbang, berhasil dalam belajar dan bekerja. Orang yang memiliki kepintaran emosi tinggi bakal berupaya menciptakan ekuilibrium diri dan lingkungannya, mengusahakan kebahagiaan dari dalam dirinya sendiri, dapat mengolah sesuatu yang buruk menjadi lebih baik, serta dapat bekerja sama dengan orang beda yang memiliki latar belakang yang beragam.

Ini berarti orang yang cerdas secara emosi bakal dapat menampilkan keterampilan sosialnya, dengan kata lain kepintaran emosi seseorang tampak dari tingkah laku yang ditunjukkannya.

Arti Penting Kecerdasan Emosional (EQ)

Kecerdasan emosi adalah kapasitas manusiawi yang dipunyai oleh seseorang dan sangat bermanfaat untuk menghadapi, memperkuat diri, atau mengubah situasi kehidupan yang tidak mengasyikkan menjadi sebuah hal yang wajar guna diatasi.

Masih menurut keterangan dari Goleman, seringkali pada orang-orang yang murni melulu memiliki kepintaran akademis tinggi, mereka ingin mempunyai rasa gelisah yang tidak beralasan, terlampau kritis, rewel, ingin menarik diri, terkesan dingin dan ingin sulit mengekspresikan kekesalan dan kemarahannya secara tepat.

Bila didukung dengan rendahnya taraf kepintaran emosionalnya, maka orang-orang laksana ini tidak jarang menjadi sumber masalah. Karena sifat-sifat di atas, bila seseorang mempunyai IQ tinggi tetapi taraf kepintaran emosionalnya rendah maka ingin akan tampak sebagai orang yang keras kepala, susah bergaul, gampang frustrasi, tidak gampang percaya untuk orang lain, tidak peka dengan situasi lingkungan dan ingin putus harapan bila merasakan stress. Kondisi sebaliknya, dirasakan oleh orang-orang yang mempunyai taraf IQ rata-rata tetapi memiliki kepintaran emosional yang tinggi.

Belum ada Komentar untuk "Arti Penting Kecerdasan Emosional (EQ)"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel