Manajemen Perusahaan Adalah: Pengertian, Fungsi, Tujuan, Tingkatannya

Dunia-Pendidik.Com - Apa tersebut manajemen perusahaan? Pengertian Manajemen Perusahaan secara umum ialah serangkaian bagian dalam perusahaan (baca: Pengertian Perusahaan) sebagai proses memimpin, menunjukkan dan mengadministrasikan sumber daya yang dipunyai perusahaan. Melalui penjelasan definisi manajemen perusahaan tersebut telah terlihat bahwa manajemen ialah unsur urgen yang mesti dipunyai sebuah perusahaan atau bisnis.

Manajemen Perusahaan Adalah: Pengertian, Fungsi, Tujuan, Tingkatannya

Dalam suatu perusahaan, manajemen (baca: Pengertian Manajemen) adalah komponen urgen yang mesti dipunyai perusahaan guna mewujudkan visi tujuan yang hendak dicapai.
Lebih dalam tentang faedah dan tugas manajemen perusahaan akan dibicarakan secara menyeluruh melalui tulisan ini.

Pengertian Manajemen Perusahaan Berdasarkan keterangan dari Para Ahli

Apa tersebut manajemen perusahaan? Definisi manajemen guna perusahaan sebetulnya sudah diterangkan oleh beberapa berpengalaman manajamen, diantaranya:

1. George R. Terry (1997)

Berdasarkan keterangan dari George R. Terry, manajemen di perusahaan ialah suatu proses yang bertolak belakang terdiri dari perencanaan (planning), penyusunan (organizing), pengarahan (actuating), dan pengendalian (controlling) dimana dilaksanakan untuk menjangkau tujuan utama perusahaan dengan melibatkan insan dan sumber daya lainnya.

2. Koontz

Berdasarkan keterangan dari Koontz, makna manajemen perusahaan ialah suatu seni yang produktif yang didasarkan pada suatu pemahaman ilmu dimana ilmu dan seni itu tidak bertentangan, namun dua-duanya saling melengkapi.

3. Wilson

Berdasarkan keterangan dari Wilson, manajemen perusahaan ialah serangkaian perbuatan dan upaya anggota perusahaan untuk menjangkau sasaran atau target bisnis yang dinaungi perusahaan itu dimana proses tersebut dijangkau melalui kegiatan yang sistematis.

4. Stoner

Berdasarkan keterangan dari Stoner, manajemen perusahaan ialah proses dalam menciptakan suatu perencanaan, penyusunan, pengendalian, serta memimpin sekian banyak  usaha dari anggota entitas atau organisasi dengan memakai semua sumber daya yang dipunyai untuk dapat menjangkau tujuan yang sudah ditetapkan.

5. Lawrance A. Appley


Berdasarkan keterangan dari Lawrance A. Appley, manajemen perusahaan ialah sebuah seni untuk menjangkau sebuah destinasi yang dinginkan dan dilakukan dengan usaha orang lain.

6. Mary Parker F

Berdasarkan keterangan dari Mary Parker F, manajemen di dalam perusahaan ialah suatu seni, tiap-tiap pekerjaan dapat diselesaikan dengan pertolongan orang lain.


Fungsi Manajemen Perusahaan


Seberapa urgen manajemen perusahaan? Dari sejumlah pengertian manajemen perusahaan diatas, sampai-sampai dengan adanya manajemen perusahaan yang baik dan terstruktur dalam sebuh bisnis atau organisasi memiliki sejumlah fungsi urgen antara beda sebagai berikut:

1. Memimpin (Leading)


Manajemen perusahaan yang dijalankan oleh seorang manajer yang beraksi untuk memimpin supaya tujuan perusahaan bisa tercapai. Adanya seorang manajer yang menjalankan manajemen perusahaan mempunyai tugas untuk:
  • Mengambil keputusan
  • Melakukan komunikasi
  • Memberi motivasi
  • Menentukan sumber daya insan untuk masuk divisi tertentu
  • Pengembangan SDM melewati penilaian terhadap hasil kinerja dengan menyerahkan saran maupun promosi.

2. Merencanakan (Planning)


Manajemen di dalam perusahaan bermanfaat sebagai perencana pekerjaan dan kegiatan seperti apa yang akan dilaksanakan anggota perusahaan. Perencanaan itu meliputi:
  • Menentukan jenis kegiatan
  • Menetapkan masa-masa pelaksanaan kegiatan
  • Membuat target atau sasaran dari masing-masing kegiatan
  • Mengatur jadwal (scheduling)
  • Mengendalikan biaya supaya tidak overbudget
  • Membuat standar operasional formalitas dari masing-masing kegiatan

Fungsi ini paling penting sebab tanpa adanya manajemen perusahaan yang baik, perusahaan akan susah bergerak cocok dengan tujuannya.

3. Menyusun (Organizing)

Adanya manajemen perusahaan bisa berperan sebagai pengatur dan penghubung antar divisi kegiatan sehingga pelaksanaan masing-masing tanggungjawab lebih tepat guna dan efektif, seperti:
  • Membuat desain struktur organisasi
  • Menentukan job description
  • Mendelegasikan tanggung jawab
  • Menetapkan hubungan-hubungan yang memisahkan antara atasan dan staff
  • Mendeskripsikan masing-masing yang urusan yang sehubungan dengan pemanfaatan sumber daya manusia.

4. Pengawasan (Controlling)

Setiap pekerjaan dan tanggung jawab setiap divisi di dalam perusahaan perlu dilaksanakan pengawasan untuk pengendalian andai sewaktu-waktu terjadi pembiasan dari sebuah divisi. Manajer perusahaan berkewajiban guna mengarahkan, memberi saran dan menilai keputusan laksana apa yang mesti dipungut jika terjadi penyimpangan.


Kegiatan pengawasan, pengendalian dan pemantauan meliputi:
  • Perkembangan pekerjaan
  • Pengukuran hasil pekerjaan
  • Melakukan perbuatan koreksi dan perbaikan terhadap kesalahan

Tingkatan Level Manajemen Perusahaan

Umumnya level atau tingkatan manajemen dalam perusahaan terdiri dari sejumlah bagian, diantaranya:

1. Top Management


Pada level ini terdiri dari Boards of Director atau lebih dikenal dengan Chief Of Executif, dan Senior Executif.

2. Midle Management


Pada tingkatan ini terdiri Departement of Division Head.

3. Lower Management

Di level ini terdiri dari Superintenden, General Foreman, dan Supervisor.

Jika mengacu kepada keterampilan manajerial dan keterampilan berfikir maka mereka yang berada pada tingkatan tertinggi bakal dituntut kemampuannya dalam urusan konseptual. Sedangkan mereka yang posisinya sedang di level bawah bakal dituntut kemampuannya dalam urusan teknis operasional dan keterampilan mikro.

Tugas Manajemen Perusahaan


Untuk mewujudkan fungsi-fungsi tersebut, perusahaan seringkali memiliki sejumlah komponen manajemen perusahaan yang terbagi menurut tugas dan tanggung jawabnya. Tugas dan tanggungjawab itu diwujudkan melewati sistem atau divisi atau disebut pun departemen yang bertingkat yaitu:

1. Human Research


Divisi ini bertugas sebagai penilai yang menyerahkan saran dan wawasan terhadap sumber daya yang seringkali dipimpin oleh seorang HRD.

2. Credit Risk

Divisi yang bertanggung jawab untuk mengayomi dan memberi pemantauan terhadap aset perusahaan serta memegang informasi menyeluruh yang dapat dominan terhadap perusahaan.

3. Corporate Treasury

Divisi yang bertanggungjawab guna mengelola finansial perusahaan.

4. Compliance

Divisi yang beraksi untuk mengidentifikasi dan memberi tuntunan terhadap pelanggaran aturan serta mendesain aturan yang efektif untuk menyokong komitmen perusahaan.

5. Firm Risk Management

Divisi yang bertanggung jawab atas pengembangan manajemen risiko.

6. Firm Strategy and Execution

Divisi yang bertanggungjawab untuk menolong dalam pemungutan keputusan.

7. Finance

Divisi yang melaporkan finansial perusahaan untuk pimpinan.

8. Internal Audit

Divisi ini bertugas menyerahkan tinjauan independen dari kualitas pengendalian internal, manajemen risiko, dan sistem tata kelola proses perusahaan.

9. Market Risk

Divisi ini bertugas mengelola seluruh eksposur risiko pasar dalam pekerjaan bisnis perusahaan.

10. Operational Risk

Bagian dari perusahaan yang berkolaborasi dengan unit bisnis dan kumpulan kontrol untuk menolong meyakinkan perusahaan mempunyai program yang transparan.


Penutup

Dengan menelaah pengertian manajemen perusahaan maka sebuah perusahaan atau bisnis bakal mempertimbangkan komponen manajemen apa yang dibutuhkan. Tidak masing-masing perusahaan mempunyai komponen tugas tersebut, tetapi disesuaikan dengan keperluan perusahaan.                       

Belum ada Komentar untuk "Manajemen Perusahaan Adalah: Pengertian, Fungsi, Tujuan, Tingkatannya"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel