Pengertian Badan Usaha Berdasarkan keterangan dari Para Ahli Beserta Jenis-Jenis dan Contohnya

Dunia-Pendidik.Com - Pengertian Badan Usaha ialah kesatuan yuridis (hukum) dan hemat yang memakai modal dan tenaga kerja dengan destinasi untuk menemukan laba atau keuntungan.

Saat membuka suatu bisnis, Anda mesti menilai jenis badan usaha yang bakal didirikan; apakah CV, korporasi, firma atau bahkan perseroan terbatas. Nah, mengapa kita mesti mengerjakan hal ini?

Pengertian Badan Usaha Berdasarkan keterangan dari Para Ahli Beserta Jenis-Jenis dan Contohnya

Penentuan badan usaha telah menjadi aturan dari pemerintah dalam urusan administrasi negara. Hal ini akan mempermudah pemerintah guna menilai nilai pajak dan pun membantu legalitas perijinan pembangunan usaha. Di samping itu, urusan ini pun bertujuan supaya bisnis Anda besok tidak memunculkan masalah.


Pengertian Badan Usaha dan Perusahaan

Seperti yang dilafalkan di atas, definisi badan usaha ialah kesatuan yuridis (hukum) dan hemat yang memakai modal dan tenaga kerja dengan destinasi untuk menemukan laba atau keuntungan. Disebut yuridis sebab badan usaha pada umumnya telah berbadan hukum.

Sedangkan definisi perusahaan ialah bagian teknis dari kesatuan antara modal dan tenaga kerja guna menghasilkan barang dan atau jasa. Dalam pelaksanaannya, kegiatan produksi seringkali berjalan secara tersusun dengan menggunakan hal produksi yang dilaksanakan oleh perusahaan.

Pengertian Badan Usaha Berdasarkan keterangan dari Para Ahli
 
1. Dominick Salvatore

Berdasarkan keterangan dari Dominick Salvatore definisi badan usaha ialah suatu organisasi yang mengombinasikan dan mengordinasikan sekian banyak  sumber daya untuk destinasi memproduksi atau menghasilkan barang barang atau jasa guna dijual.

2. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Berdasarkan keterangan dari KBBI definisi badan usaha ialah sekumpulan orang dan modal yang mempunyai kegiatan yang bergerak di bidang perniagaan atau dunia usaha / perusahaan.

3. Undang-Undang Ketentuan Umum Pajak Indonesia

Berdasarkan keterangan dari Undang-Undang Ketentuan Umum Pajak Indonesia, definisi badan usaha ialah sekumpulan orang dan atau modal yang adalahkesatuan, baik yang mengerjakan usaha maupun yang tidak mengerjakan usaha yang mencakup perseroan terbatas, perseroan komanditer, perseroan lainnya, Badan Usaha Milik Negara atau Milik Daerah, firma, kongsi, organisasi sosial politik, atau organisasi lainnya, lembaga badan lainnya tergolong kontrak investasi kolektif dan format badan usaha tetap.

Bentuk dan Jenis-Jenis Badan Usaha di Indonesia

Setelah memahami pengertian badan usaha, selanjutnya kita pun harus tahu apa saja format dan jenis badan usaha yang terdapat di Indonesia. Ada sejumlah bentuk badan usaha di Indonesia, diantaranya merupakan:

I. Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

Badan Usaha Milik Negara ialah badan usaha dimana modalnya dipunyai oleh pemerintah yang berasal dari kekayaan negara.


1. Perjan
Perjan ialah bentuk BUMN dimana semua modalnya berasal dan dikuasai oleh pemerintah. Badan Usaha Milik Negara ini seringkali beroperasi pada unit pelayanan masyarakat, contohnya PT. Kereta Api Indonesia.

Saat ini BUMN dalam format Perjan telah ditiadakan sebab mengalami kerugian terus-menerus.

2. Perum

Ini ialah bentuk BUMN yang diolah dari Perjan. Perum dikelola oleh pemerintah dimana semua pekerjanya berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Sayangnya format BUMN Perum ini tetap merasakan kerugian, sampai-sampai pemerintah memasarkan sebagian sahamnya ke publik yang lantas statusnya menjadi Persero.

3. Persero

Persero ialah badan usaha yang dikelola oleh negara. Tujuan BUMN ini ialah untuk menyerahkan pelayanan pada masyarakat dan sekaligus menggali profit. Dengan begitu, Persero tidak akan merasakan kerugian.

Berikut ini ialah beberapa misal Badan Usaha Milik Negara (BUMN):
  1. PT. Jasa Raharja (Persero)
  2. PT. Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk
  3. PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
  4. PT. Bank Rakya Indonesia (Persero)
  5. PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero)
  6. PT Adhi Karya (Persero) Tbk
  7. PT Perusahaan Listrik Negara (Persero)
  8. Dan lain-lain, selengkapnya dapat dilihat di website resmi BUMN

II. Badan Usaha Milik Swasta (BUMS)

Badan Usaha Milik Swasta (BUMS) ialah badan usaha dimana semua modalnya berasal dari pihak swasta, baik tersebut pihak swasta domestik maupun pihak swasta asing.

1. Perseroan Terbatas (PT)

PT ialah badan usaha yang terdiri dari persekutuan modal yang didirikan menurut perjanjian. Modal dasar ini sepenuhnya terbagi dalam saham yang sudah mengisi persyaratan yang sudah diputuskan undang-undang.

Ada sejumlah jenis PT yang nanti mempunyai regulasi dan ciri khas berbeda. Beberapa jenis PT itu antara lain:
  1. Tertutup (PT Biasa)
  2. Terbuka (PT Tbk)
  3. Penanaman Modal Asing (PT PMA)
  4. Penanaman Modal Dalam Negeri (PT PMDN)
  5. PT Persero

Kelebihan PT ialah kewajiban yang terbatas. Kerugiannya ahanya modal yang disetorkan. Bukan hutang-hutang perusahaan.
  1. Dapat berganti empunya atau diwariskan
  2. Akses terhadap modal paling mudah, apa lagi bila pinjam modal ke bank
  3. Jauh tampak lebih profesional
  4. kekayaan pemegang saham dan kekayaan perusahaan pasti saja di pisah.

2. Perusahaan Perseorangan

Namanya saja perusahaan perseorangan, jadi ia bertanggung jawab sarat pada pekerjaan usaha, resiko dan pun kegiatan usahanya. Karena itu, harta individu dan harta perusahaan kerap dinamakan sebagai kekayaan perusahaan.

Kelebihan badan usaha ini ialah kebebasan bergerak, tidak adapemungutan pajak perusahaan, namun pajaknya dibebankan pada empunya saja. Di samping itu, empunya punya kuasa sarat pada bidang usaha dengan kerahasiaan yang terjamin dan proses pemungutan keputusan yang cepat.

Badan usaha perseorangan terdengar mengasyikkan dan paling leluasa. Haya saja Anda mesti terbiasa dengan sejumlah keterbatasan keuangan, manajerial, karyawan terbatas, tidak dapat tender dan lainnya.

3. Firma (Fa)

Firma (baca: definisi firma) adalahpersekutuan antara dua orang atau lebih dengan nama bersama. Tanggung jawab setiap anggota tidak terbatas dan memiliki keharusan dan tanggungjawab yang sama, tergolong hutang perusahaan.

Kelebihan firma ini ialah penguasaan deviden yang tinggi meskipun mesti dipecah dengan sekutunya. Di samping itu, penanganan aspek hukum minimal.

Kekurangan badan usaha ini ialah rentannya konflik sebab pembagian deviden dan strategi bisnis.

4. CV (Commanditaire Vennootschap)

Ini adalahbadan usaha yang didirikan oleh dua orang atau lebih. Dalam CV terdapat yang namanya sekutu aktif (yang menjalankan usaha)  dan sekutu pasif (yang menyerahkan modal).

Meskipun badan usaha ini sederhana, tetapi haknya sama dengan PT dalam melakukan pekerjaan usaha. Mereka bisa melakukan pekerjaan bisnis dengan pemerintah (tender) atau dengan swasta.

Namun, tanggungan pajaknya tidak sebesar PT. Makanya tidak sedikit sekali orang yang memilih badan usaha ini sebab prosesnya gampang dan statusnya sudah hampir setara PT. Di samping itu, pemisahan kekayaan CV dan sekutu pun dilakukan, serta manejemennya jauh lebih baik.

Kekurangan badan usaha ini bidang usahanya terbatas, dan bila sekutu pasif menjadi sekutu aktif, ia bakal bertanggung jawab pribadi.

5. Koperasi
 

orang-orang yang punya jiwa sosial tinggi tidak sedikit yang menegakkan badan usaha ini. Dengan asas gotong royong, keuntungan pekerjaan koperasi akan dipecah rata ke semua anggota.
Perbedaan Badan Usaha dengan Perusahaan

Apa perbedaan antara badan usaha dengan perusahaan (baca: definisi perusahaan)? Mereka yang belum memahami apa tersebut badan usaha tidak jarang menyamakannya dengan perusahaan, padahal dua-duanya berbeda.

Perbedaan badan usaha dengan perusahaan merupakan, Badan usaha memakai aspek-aspek hukum untuk menjangkau tujuan, yakni untuk mendapat  barang atau jasa, sementara perusahaan ialah alat untuk menjangkau tujuan badan usaha tersebut.

Dengan kata lain, badan usaha ialah suatu lembaga, sementara perusahaan ialah tempat badan usaha itu beroperasi untuk menjangkau tujuan. Sebuah badan usaha dapat mempunyai lebih dari satu perusahaan guna memaksimalkan laba.

Sederhanya, perbedaan badan usaha dengan perusahaan dapat anda pahami melewati penjelasan berikut:
  1. Perusahaan menghasilkan barang dan jasa, sementara badan usaha bakal menghasilkan untung/ rugi.
  2. Perusahaan dapat dalam format instansi, toko, pabrik, sementara badan usaha bentuknya CV, PT, Firma, Koperasi, dan lain-lain.
  3. Perusahaan ialah alat yang dipakai oleh badan usaha untuk mendapat  barang dan jasa yang bisa menghasilkan laba atau kerugian.

Penutup

Nah, setelah memahami pengertian badan usaha dan jenisnya, tentu kini sudah ada cerminan business entity apa yang anda dirikan. Jangan tak sempat memperhatikan sejumlah faktor laksana keluwesan aktifitas, batas wewenang, fasilitas pendirian, kemudahan perluasan usaha, kontinuitas usaha dan pasti saja akses terhadap modal.

Pahami pun kewajiban dan hak kita setelah menegakkan badan usaha; perijinan dan pembayaran pajak secara teratur. Dengan mematuhi regulasi yang tepat, dijamin Anda telah berjalan selangkah lebih maju. Legalitas ada, bisnis kita aman dari “cidukan” pemerintah, dan pastinya orang memandang Anda profesional.                       

Belum ada Komentar untuk "Pengertian Badan Usaha Berdasarkan keterangan dari Para Ahli Beserta Jenis-Jenis dan Contohnya"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel