Unsur-Unsur Drama (Unsur Intrinsik dan Ekstrinsik Naskah Drama)

Dunia-Pendidik.Com - Drama ialah pertunjukan karya seni yang menceritakan tingkah laku manusia. Dalam suatu drama ada struktur dan unsur-unsur drama, mencakup unsur intrinsik drama ataupun bagian ekstrinsik drama. Di antara unsur-unsur drama pun mencakup tema, alur, tokoh, dialog dan amanat.

Secara umum definisi drama ialah komposisi syair atau prosa yang diinginkan dapat mencerminkan kehidupan dan watak melewati tingkah laku (akting) atau dialog yang dipentaskan. Drama dapat ditafsirkan juga sebagai karya sastra yang mencerminkan kehidupan insan dengan gerak melewati melalui peran dan dialog yang dipentaskan.

Unsur-Unsur Drama (Unsur Intrinsik dan Ekstrinsik Naskah Drama)

Ada sejumlah ciri-ciri drama yang tidak jarang kali ada di tiap karya drama, contohnya mempunyai konflik yang jadi inti kisah serta dipentaskan dalam sebuah peragaan drama. Struktur drama juga terdiri dari prolog atau bagian mula cerita, dialog atau pembicaraan antar tokoh, serta epilog atau unsur akhir cerita.

Sebuah drama tentunya pun mempunyai unsur-unsur tertentu. Unsur-unsur drama pun nyaris sama dengan karya sastra beda pada umumnya, laksana novel, di antaranya mempunyai tema sebagai usulan utama, latar atau setting, figur dan penokohan serta amanat atau pesan yang hendak disampaikan.

Unsur-Unsur Drama

Secara umum unsur-unsur drama dipisahkan menjadi bagian intrinsik dan ekstrinsik drama. Berikut adalahreferensi penjelasannya secara lengkap.

Unsur Intrinsik Drama

Unsur intrinsik drama ialah unsur-unsur pembentuk drama dari dalam. Komponen-komponen yang tergolong sebagai bagian intrinsik drama antara lain ialah tema, alur, figur dan penokohan, latar/setting, dialog, bahasa, konflik dan amanat.


1. Tema

Tema dalam drama adalahsalah satu bagian intrinsik drama. Pengertian tema pada drama merupakan gagasan pokok atau usulan utama sebuah kisah drama. Bisa dibilang bahwa tema ialah gagasan pokok dari borongan isi kisah dalam drama.


2. Alur

Dalam drama pun ada alur cerita. Yang dimaksud alur dalam drama ialah jalan kisah dari suatu pertunjukkan drama mulai babak kesatu sampai babak terakhir. Alur disebut pun dengan istilah plot. Umumnya alur kisah dimulai dari langkah eksposisi, komplikasi, klimaks dan resolusi.


3. Tokoh

Unsur intrinsik drama berikutnya ialah tokoh. Yang dimaksud figur adalahpemeran yang terdapat dalam cerita. Tokoh dipisahkan menjadi sejumlah jenis contohnya seperti figur protagonis atau figur utama serta figur figuran yang menjadi peran pembantu.

Terdapat pula bagian penokohan atau perwatakan. Unsur ini dapat dilaksanakan dengan melafalkan langsung di dalam kisah (analitik) maupun tidak langsung (dramatik).


4. Latar/Setting


Selanjutnya ada bagian latar atau setting. Latar terdiri dari latar lokasi untuk menggambarkan tempat drama, latar waktu guna memberi info kapan terjadinya adegan dalam drama serta latar kondisi untuk menyatakan suasana dalam kisah di drama tersebut.


5. Dialog

Dalam drama, pun ada unsur dialog. Pengertian dialog adalahserangkaian pembicaraan dalam cerita. Dialog dapat terdiri satu figur dengan figur yang lain, dapat juga berupa dialog sendiri atau dinamakan sebagai monolog, Adanya dialog memberi keterangan bersangkutan jalannya cerita, seringkali juga disertai gaya atau mimik wajah.


6. Bahasa
Unsur intrinsik drama selanjutnya ialah bahasa atau gaya bahasa. Bahasa merupakan ucapan-ucapan yang dipakai dalam percakapan kisah drama. Bahasa juga dapat menggambarkan watak tokoh, latar, ataupun peristiwa yang sedang terjadi.


7. Konflik

Konflik pun termasuk dalam unsur-unsur intrinsik drama. Arti konflik ialah pertentangan atau masalah yang terjadi pada sebuah drama. Adanya konflik menjadi inti persoalan yang terdapat dalam drama. Dalam suatu drama dapat terjadi 1 konflik atau bahkan lebih.


8. Amanat

Yang tak kalah urgen dalam bagian unsur drama ialah amanat. Yang dimaksud amanat ialah pesan yang ingin dikatakan oleh pengarang untuk penonton. Amanat drama atau pesan dikatakan melalui peran semua tokoh dalam kisah drama.

Unsur Ekstrinsik Drama

Unsur ekstrinsik drama adalah unsur-unsur pembentuk drama dari luar.

Unsur intrinsik drama ialah unsur-unsur pembentuk drama dari dalam. Komponen-komponen yang tergolong sebagai bagian ekstrinsik drama antara lain ialah :
  • Latar belakang pengarang
  • Nilai agama dan kepercayaan
  • Kondisi politik negara
  • Psikologis pengarang
  • Situasi sosial budaya

Hal-hal di atas tergolong dalam bagian ekstrinsik drama. Hal-hal itu menjadi hal luar yang memprovokasi dibuatnya sebuah drama. Misalnya latar belakang pengarang, pasti berbeda-beda, sampai-sampai menghasilkan karya drama yang berbeda-beda pula antar satu penulis dengan penulis lain.

Nilai-nilai lain laksana nilai agama, politik, sosial dan kebiasaan juga turut memprovokasi drama. Hal ini melandasi jalan kisah hingga perwatakan yang diciptakan oleh pengarang. Kondisi psikologis pengarang pun turut menjadi bagian ekstrinsik drama yang lumayan penting.

Nah demikian keterangan referensi unsur-unsur drama, baik bagian intrinsik drama maupun bagian ekstrinsik drama. Ada tidak sedikit komponen-komponen pembentuk drama, baik hal dari dalam maupn dari luar. Semoga dapat menambah wawasan dan memberi referensi.                       

Belum ada Komentar untuk "Unsur-Unsur Drama (Unsur Intrinsik dan Ekstrinsik Naskah Drama)"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel