Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ciri-Ciri Negara Berkembang Beserta Pengertian, Karakteristik, Contohnya

Dunia-Pendidik.Com - Negara berkembang ialah kategori negara yang mempunyai tingkat ekonomi rendah dan standar hidup yang kurang. Ciri-ciri negara berkembang dapat dilihat dari hal ekonomi, budaya, pendidikan, teknologi, kesehatan, informasi, ilmu pengetahuan, dan lain-lain.

Ciri-Ciri Negara Berkembang Beserta Pengertian, Karakteristik, Contohnya

Negara-negara itu masih dalam etape berkembang dalam sektor pembangunan dan ekonomi.

Pengertian Negara Berkembang

Apa tersebut negara berkembang? Pengertian negara berkembang (developing country) ialah negara yang mempunyai tingkat kelambatan dalam industrialisasi dan mempunyai pendapatan perkapita rendah. Dengan kata beda negara berkembang ialah negara yang masih mengawali pengembangan industri dan ekonomi negaranya.

Ada pun istilah negara maju (developed country) guna negara-negara yang telah maju pembangunan industri dan ekonominya. Sebaliknya pun ada istilah negara terbelakang (under-developed country) guna negara yang jauh terbelakang dalam pembangunan industri dan ekonominya.

Tentu ada tidak sedikit faktor yang menilai negara maju atau negara berkembang. Umumnya 2 hal utama yang digunakan ialah pendapatan per kapita dan nilai indeks pembangunan insan (IPM) di suatu negara.

Ciri-Ciri Negara Berkembang

Terdapat sejumlah ciri-ciri dan ciri khas negara berkembang. Ciri-ciri berikut yang menjadi hal untuk menilai sebuah negara tergolong negara berkembang atau bukan.

1. Pendapatan per Kapita Rendah

Ciri-ciri negara berkembang yang utama disaksikan dari sektor ekonominya. Indikatornya ialah pendapatan per kapita yang diperoleh suatu negara. Umumnya penghasilan per kapita negara berkembang ingin rendah.

Berdasarkan keterangan dari World Bank, negara maju mempunyai pendapatan per kapita di atas US$ 10.726 per tahunnya. Dengan kata lain, negara dengan penghasilan per kapita di bawahnya termasuk sebagai negara berkembang.

2. Standar Hidup Rendah

Karakteristik negara berkembang lainnya disaksikan dari standar hidupnya. Standar hidup suatu negara dapat disaksikan dari nilai Indeks Pembangunan Manusia (IPM), atau dikenal secara internasional sebagai Human Development Index (HDI).

Umumnya negara berkembang mempunyai nilai IPM yang rendah pula. Hal ini menegaskan bahwa standar hidup masyarakat di negara tersebut ingin pas-pasan dan apa adanya secara rata-rata.

3. Kurang Penguasaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Negara berkembang pun secara umum tidak cukup menguasai bidang IPTEK atau ilmu pengetahuan dan teknologi. Hal ini bertolak belakang dengan negara-negara maju laksana Amerika dan Jepang yang begitu maju dalam penguasaan teknologi canggih.

Negara-negara berkembang masih belum menguasai bidang IPTEK dan sepenuhnya dan masih bergantung pada pengetahuan dan teknologi dari negara-negara yang lebih maju.

4. Tingkat Pendidikan Kurang

Salah satu masalah dari negara berkembang ialah rendahnya tingkat pendidikan. Di negara berkembang, edukasi masih belum merata dan tidak dapat dinikmati seluruh kalangan. Di samping itu melulu sedikit murid yang menuntaskan pendidikan tinggi.

Akibatnya ialah minimnya literasi warga di negara berkembang, di antara indikatornya ialah tingginya masyarakat yang masih buta huruf dan tidak dapat baca tulis hingga sekarang.

5. Layanan Kesehatan Rendah
Indikator negara berkembang pun dapat disaksikan dari sektor medis dan kesehatan. Pada negara berkembang, layanan kesehatan masih tidak cukup bagus dan tidak cukup merata guna semua kelompok penduduk.

Banyak penduduk yang masih belum mendapat akses ke layana kesehatan. Dampaknya ialah tingginya angka kematian bayi atau balita, serta rendahnya umur harapan hidup penduduk.

6. Angka Pengangguran Tinggi

Ciri negara berkembang yang lumayan mudah diamati ialah tingginya angka pengangguran. Masalah kerja memang jadi masalah yang tidak jarang kali ada semenjak dulu. Negara berkembang memiliki tidak sedikit angka pengangguran yang dapat menjadi beban negara.

Hal ini sebab jumlah lapangan kerja yang minim, serta skill dari tenaga kerja yang tidak cukup dibandingkan, salah satunya disebabkan karena rendahnya tingkat pendidikan.

7. Ekonomi Mengandalkan Sektor Primer

Ciri negara berkembang yang mencolok ialah sektor ekonominya mengandalkan sektor primer. Dengan kata lain, negara berkembang mengandalkan alam untuk pekerjaan ekonominya.

Indikatornya dapat dilihat warga negara berkembang tidak sedikit bekerja di sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan, yang paling bergantung pada sumber daya alam di negara tersebut.

8. Laju Pertumbuhan Penduduk Tinggi

Dari sektor demografi, negara berkembang lazimnya mempunyai laju pertumbuhan warga yang tinggi. Hal ini pastinya berkebalikan dengan laju pertumbuhan warga di negara maju yang ingin rendah.

Akibatnya populasi jumlah warga di negara berkembang terus naik dari tahun ke tahun. Salah satu hal pendukungnya ialah rendahnya umur nikah, banyaknya jumlah anak dalam 1 keluarga, dan sedikitnya partisipasi perempuan di dunia kerja.

9. Angka Harapan Hidup Rendah
Negara berkembang mempunyai angka asa hidup yang ingin rendah. Hal ini masih mempunyai korelasi dengan rendahnya layanan kesehatan yang terdapat pada negara-negara berkembang.

Akibatnya umur harapan hidup di negara berkembang rendah bila dikomparasikan dengan negara maju dengan layanan kesehatan yang tinggi. Faktor ini pun ditunjang dengan tingginya angka kematian bayi.

10. Angka Kriminalitas Tinggi
Hal yang lumayan khas dari negara berkembang ialah tingginya angka kriminalitas. Salah satu hal pendukungya ialah rendahnya tingkat kesejahteraan warga dan tingginya angka pengangguran di negara berkembang.

Karena itulah penduduk tidak sedikit melakukan aksi kriminalitas guna menunjang keperluan ekonomi keseharian yang tidak dapat didapatkan, yang dominan  pada sektor beda pula.

11. Budaya Disiplin Rendah
Budaya disipilin yang rendah memang seolah menjadi tradisi dari negara-negara berkembang dan negara tertinggal. Hal ini dapat disaksikan pada kegiatan sehari-hari masyarakat di negara berkembang.

Tenaga kerjanya ingin kurang profesional dan tidak tepat waktu. Mindset buruk ini seakan terus dilestarikan secara turun temurun dan tidak terdapat perbaikan yang berarti hingga sekarang.

12. Impor Lebih Banyak dari Ekspor
Ciri-ciri negara berkembang yang terakhir ialah nilai impor lebih tinggi dikomparasikan dengan nilai ekspornya. Pemerintah lebih tidak jarang mengimpor barang dari luar negeri ketimbang mengerjakan ekspor.

Beberapa negara berkembang sebenarnya dapat untuk ekspor namun barangnya masih dalam suasana mentah. Hal ini membuat keperluan impor menjadi lebih tidak sedikit dibanding ekspor.

Contoh Negara Berkembang

Ada tidak sedikit contoh negara berkembang yang terdapat di dunia, banyak sekali berasal dari benua Afrika, Asia, Amerika, dan Australia, walau ada pun yang berasal dari Eropa. Berikut adalah contoh-contoh negara berkembang di dunia ketika ini.
  •     Indonesia
  •     China
  •     Malaysia
  •     India
  •     Thailand
  •     Korea Utara
  •     Vietnam
  •     Myanmar
  •     Kamboja
  •     Filipina
  •     Laos
  •     Timor Leste
  •     Meksiko
  •     Brasil
  •     Argentina
  •     Chile
  •     Peru
  •     Ekuador
  •     Barbados
  •     Honduras
  •     Jamaika
  •     Kolombia
  •     Uruguay
  •     Nigeria
  •     Senegal
  •     Afrika Selatan
  •     Mesir
  •     Aljazair
  •     Kamerun
  •     Maroko
  •     Kongo
  •     Tunisia
  •     Libya
  •     Kenya
  •     Afghanistan
  •     Bangladesh
  •     Lebanon
  •     Suriah
  •     Irak
  •     Sri Lanka
  •     Azerbaijan
  •     Mongolia
  •     Bulgaria
  •     Kroasia
  •     Albania
  •     Bosnia & Herzegovina
  •     Polandia
  •     Serbia
  •     Ukraina
  •     Fiji
  •     Papua Nugini
Nah itulah referensi definisi negara berkembang, ciri-ciri negara berkembang serta misal negara berkembang yang terdapat di dunia lengkap. Ada sejumlah kriteria sampai sebuah negara dikategorikan sebagai negara berkembang.                       

Posting Komentar untuk "Ciri-Ciri Negara Berkembang Beserta Pengertian, Karakteristik, Contohnya"