Jenis-Jenis Surat Beserta Pengertian, Fungsi, Ciri-Ciri, dan Contohnya

Dunia-Pendidik.Com - Surat adalah media komunikasi yang bertujuan untuk mengucapkan pesan atau informasi secara tertulis dari satu pihak untuk pihak lain. Terdapat sejumlah macam-macam surat bila disaksikan menurut bentuk dan tujuannya, contohnya surat individu atau surat resmi.

Jenis-Jenis Surat Beserta Pengertian, Fungsi, Ciri-Ciri, dan Contohnya

Ada sejumlah fungsi surat antara lain guna memberitahu informasi, mengantarkan permintaan, sebagai perangkat bukti tertulis, sebagai perangkat pengingat, dan sebagai pedoman kerja. Surat juga jadi bagian urgen dalam komunikasi di lembaga atau instansi tertentu.

Secara umum bagian-bagian surat terdiri dari kop surat, lokasi dan tanggal penulisan surat, nomor surat, lampiran, perihal, alamat tujuan, salam pembuka, isi surat, salam penutup, nama pengirim dan tanda tangan, serta tembusan. Bagian-bagian itu ada pada surat resmi, sedangkan pada jenis surat beda tidak seluruh ada.

Di samping surat individu dan surat resmi pun ada jenis-jenis surat yang lainnya. Tiap jenis pun memiliki tidak sedikit contoh surat cocok keperluannya. Misalnya surat sah yang dapat berupa surat permintaan, surat perintah, surat edaran, dan surat undangan.

Jenis-Jenis Surat

Berikut ini adalah macam-macma surat dan jenis-jenisnya antara beda terdiri dari surat pribadi, surat resmi, surat niaga, surat dinas, dan surat lamaran kerja.

1. Surat Pribadi

Jenis surat yang kesatu ialah surat pribadi. Surat individu adalahjenis surat yang dipakai untuk kepentingan individu atau pribadi tertentu, dapat berupa interaksi dan korespondensi antar family atau rekan saja.

Ciri-ciri surat individu antara beda tidak memakai kop surat, tidak mempunyai nomor surat, jenis salam pendahuluan dan penutup bervariasi, pemakaian bahasa bebas dan ingin tidak resmi, serta bentuk surat yang bebas, tidak terbelenggu aturan tertentu.

2. Surat Resmi

Surat resmi ialah jenis surat yang dipakai untuk kepentingan resmi, dapat dari perseorangan, instansi, atau organisasi tertentu. Hal-hal sah tersebut merangkum undangan, pemberitahuan, edaran, dan sebagainya, yang mempunyai sifat formal.

Ciri-ciri surat sah antara lain memakai kop surat, mempunyai nomor surat, lampiran, dan perihal, memakai salam pendahuluan dan penutup yang umum, memakai bahasa sah dan baku, menyertakan stempel lembaga resmi andai ada, serta menggunakan bentuk yang baku.

Terdapat sejumlah jenis-jenis surat resmi cocok dengan perihal dan kepentingannya, antara lain inilah ini :
  • Surat Permohonan

Surat permohonan adalah jenis surat sah yang dipakai suatu pihak untuk mengemukakan permohonan ke pihak lain. Jenis surat ini dapat dari perseorangan ke perseorangan, perseorangan ke lembaga, atau lembaga ke lembaga.
  • Surat Keputusan

Surat keputusan adalah jenis surat sah yang ditujukan untuk mengucapkan keputusan dari pihak atasan sehubungan dengan urusan yang hendak diinformasikan. Umumnya surat keputusan sehubungan dengan struktur pada suatu lembaga atau instansi.
  • Surat Kuasa

Surat kuasa adalah jenis surat sah yang menyatakan tentang pemberian kuasa atau wewenang dari satu pihak ke pihak lain. Jenis surat ini ditulis sebab pihak pemberi kuasa sedang berhalangan, sampai-sampai diwakilan oleh pihak beda yang ditunjuk guna diberi kuasa.
  • Surat Perintah

Surat perintah adalah jenis surat sah yang isinya menyerahkan tugas atau perintah dari atasan untuk pihak bersangkutan.
  • Surat Pengantar

Surat pendahuluan adalah jenis surat sah yang dipakai sebagai pendahuluan untuk maksud dan destinasi lain. Jenis surat ini seringkali dijadikan sebagai kriteria guna mengurus berkas dan dokumen tertentu.
  • Surat Edaran

Surat edaran adalah jenis surat sah yang isinya berupa pengumuman bersangkutan pekerjaan atau urusan tertentu pada kalangan yang dituju. Bisa dibilang surat edaran kegunaannya untuk memberi informasi, tetapi dikeluarkan secara formal oleh instansi resmi.
  • Surat Undangan

Surat undangan adalah jenis surat sah yang bertujuan guna memanggil atau mengundang orang atau pihak tertentu pada suatu acara atau kegiatan. Jenis surat undangan ini tergolong surat sah dan memakai bahasa formal juga.

3. Surat Niaga

Surat niaga adalah salah satu jenis surat yang dipakai badan usaha atau lembaga guna menyelenggarakan pekerjaan usaha niaga laksana industri atau jasa. Jenis surat ini urgen untuk membina koneksi dan jaringan bisnis dengan pihak luar.

Surat niaga sendiri terdiri dari surat jual beli, kwitansi, dan perdangangan.

Terdapat sejumlah jenis-jenis surat niaga cocok dengan perihal dan kepentingannya, antara lain inilah ini :
  • Surat Perkenalan

Surat perkenalan adalah jenis surat niaga yang bertujuan untuk mengenalkan usaha pada pihak lain. Perusahaan menciptakan surat perkenalan untuk mengenalkan produknya, baik barang atau jasa, tergolong keunggulan, fitur, harga, dan promo lainnya.
  • Surat Penawaran

Surat penawaran adalah jenis surat niaga yang bertujuan guna menawarkan produknya, baik barang atau jasa. Dengan demikian perusahaan menciptakan surat ini dengan asa konsumen akan melakukan pembelian produknya.
  • Surat Permintaan Penawaran

Surat permintaan penawaran adalah jenis surat niaga yang diciptakan calon pembeli untuk perusahaan dengan destinasi untuk meminta menawarkan produk yang dipunyai perusahaan tersebut. Pembeli meminta katalog, brosur, atau promo perusahaan berhubungan produk yang dijual.
  • Surat Pesanan

Surat pesanan adalah jenis surat niaga yang diciptakan calon pembeli untuk perusahaan dengan destinasi untuk memesan produk atau layanan tertentu. Dengan kata lain, konsumen hendak membeli barang atau jasa tertentu lewat surat pesanan ini.
  • Surat Konfirmasi Pesanan

Surat konfirmasi pesanan adalah jenis surat niaga yang diciptakan penjual sebagai balasan dari surat pesanan. Dalam surat ini penjaja meyakinkan jumlah barang yang bakal dibeli konsumen beserta harga, teknik pembayaran, rinci pengiriman, dan hal-hal lainnya.
  • Surat Pemberitahuan Pengiriman Barang

Surat pengumuman pengiriman barang adalah jenis surat niaga yang diciptakan penjual untuk mengumumkan pengiriman barang pada pembeli. Jenis surat ini diciptakan setelah penjaja dan pembeli sudah sepakat tentang transaksi tertentu.
  • Surat Penolakan Pesanan

Surat penolakan pesanan adalah jenis surat niaga yang diciptakan penjual saat penjual menampik permintaan pesanan dari pembeli berhubungan produk tertentu. Hal ini dapat terjadi karena sejumlah alasan, contohnya saat persediaan barang berakhir atau pembeli menawar dengan harga rendah.
  • Surat Penagihan

Surat penagihan adalah jenis surat niaga yang diciptakan saat terjadi transaksi dengan teknik pembayaran hutang. Jenis surat ini diciptakan penjual untuk pembeli ketika waktu menunaikan hutang mendarat atau jatuh tempo.
  • Surat Pengiriman Pembayaran

Surat ekspedisi pembayaran adalah jenis surat niaga yang diciptakan pembeli sesudah menerima barang yang dipesan dari penjual. Jenis surat ini pun disertai nominal harga, teknik pembayaran, dan bukti pembayaran yang telah disepakati sebelumnya.
  • Surat Penangguhan Pembayaran

Surat penangguhan pembayaran adalah jenis surat niaga yang diciptakan pembeli atas surat tagihan yang dikirim penjual. Jenis surat ini diciptakan saat pembeli belum dapat melakukan pembayaran sebab satu dan beda alasan.
  • Surat Jawaban Penangguhan Pembayaran

Surat jawaban penangguhan pembayaran adalah jenis surat niaga yang diciptakan penjual sebagai jawaban dari surat penangguhan pembayaran yang diciptakan pembeli. Dalam surat ini mengandung penolakan atau persyaratan pembayaran produk yang baru.
  • Surat Pengaduan

Surat pengaduan atau surat komplain ialah jenis surat niaga yang diciptakan pembeli andai terjadi kekeliruan atau cacat produk yang diterima. Pembeli merasa tidak terima sebab produk yang dikirim tidak cocok dengan pesanan.
  • Surat Jawaban Pengaduan

Surat jawaban pengaduan adalah jenis surat sah yang diciptakan penjual sebagai balasan dari surat pengaduan dari pembeli. Dalam surat ini, penjaja umumnya meminta maaf, memberi penjelasan, atau memecahkan masalah dengan mengubah produk yang baru.

4. Surat Dinas

Macam-macam surat berikutnya ialah surata dinas. Surat dinas dipakai untuk kepentingan kegiatan formal laksana instansi dinas dan tugas kantor. Fungsi surat dinas urgen dalam pengelolaan administrasi dalam sebuah instansi tertentu.

Ciri-ciri surat dinas antara lain memakai kop surat dan instansi atau lembaga, memakai nomor surat, lampiran, dan perihal, memakai salam pendahuluan dan penutup yang baku, memakai bahasa resmi, memakai stempel instansi, serta menggunakan bentuk surat tertentu.

Terdapat sejumlah jenis-jenis surat dinas cocok dengan perihal dan kepentingannya, antara lain inilah ini :
  • Surat Pemberitahuan Dinas

Surat pengumuman dinas adalah jenis surat dinas yang bertujuan untuk menyerahkan informasi pada seluruh anggota instansi tertentu bersangkutan sebuah hal yang mesti diketahui.
  • Surat Undangan Dinas

Surat undangan dinas adalah jenis surat dinas yang bertujuan mengundang dan menginginkan kehadiran pihak tertentu guna berpartisipasi pada acara atau pekerjaan tertentu.
  • Surat Kuasa Dinas

Surat kuasa dinas adalah jenis surat dinas yang bertujuan mencurahkan wewenang dari seseorang untuk pihak beda yang dapat diandalkan  untuk mewakili orang yang memberi kuasa tersebut, disebabkan orang yang bersangkutan tidak bisa melaksanakannya sendiri.
  • Surat Keterangan Dinas

Surt penjelasan dinas adalah jenis surat dinas yang bertujuan untuk menjelaskan tentang kegiatan seseorang atau sesuatu urusan tertentu pada pihak berhubungan yang berkepntingan.
  • Surat Memo

Surat memo adalah jenis surat dinas yang dipergunakan secara interen dalam sebuah unit organisasi yang dilakukan oleh pejabat kantor dengan isi yang ingin singkat. Jenis surat memo disebut pun sebagai nota dinas.
  • Surat Edaran Dinas

Surat edaran dinas adalah jenis surat dinas yang bermanfaat sebagai pengumuman tentang sesuatu yang ditujukan pada sejumlah orang atau kepada tidak sedikit pihak sekaligus.
  • Surat Pengantar Dinas

Surat pendahuluan dinas adalah jenis surat dinas yang dipergunakan guna mengantar sesuatu dengan maksud supaya orang yang menerimanya memahami maksud sesuatu yang diterimanya.
  • Surat Perintah Dinas

Surat perintah dinas adalah jenis surat dinas yang dikeluarkan pihak yang mempunyai jabatan lebih tinggi yang ditujukan untuk pihak yang lebih rendah, supaya bawahan itu dapat melakukan sesuatu atau tidak melakukan sesuatu sebagaimana diterangkan dalam surat perintah tersebut.
  • Surat Perjalanan Dinas

Surat perjalanan dinas adalah jenis surat dinas yang dikeluarkan sebuah instansi untuk pejabat tertentu untuk mengerjakan perjalanan dinas, yang pun disertai dengan pembiayaan perjalanan dan kemudahan lainnya.
  • Surat Rekomendasi

Surat rekomendasi adalah jenis surat dinas yang dipakai untuk menjelaskan pihak tertentu, dan diciptakan oleh seorang pimpinan dengan tujuan supaya pihak yang direkomendasikan dapat memperoleh evaluasi positif dari pihak tertentu.

Surat Laporan

Surat laporan adalah jenis surat dinas yang merupakan format tanggung jawab atau pelaporan sebuah pihak bersangkutan kegiatan atau tugas tertentu yang diserahkan pimpinan dan telah dilaksanakan.
  • Surat Berita Acara

Surat berita acara adalah jenis surat dinas yang isinya berupa daftar resmi berhubungan perjalanan atau suatu pekerjaan yang dilangsungkan dan memuat runtutan pekerjaan atau hal-hal berkaitan dengan pekerjaan tersebut secara rinci.

5. Surat Lamaran Kerja
Jenis-jenis surat yang terakhir ialah surat lamaran kerja. Surat lamaran kerja adalah jenis surat yang diciptakan dan diantarkan oleh seseorang yang hendak bekerja di kantor, perusahaan, atau instansi tertentu yang dituju.

Bedasarkan formatnya, surat lamaran kerja tergolong dalam surat sah atau surat dinas, tetapi sering dikategorikan sebagai jenis surat sendiri. Hal ini sebab jenis surat ini tidak sedikit dibuat dan sering didatangi dalam kehidupan sehari-hari.

Bagian-bagian pada surat lamaran kegiatan antara lain ialah tempat dan tanggal penciptaan surat, nomor surat, lampiran, perihal, alamat tujuan, salam pembuka, isi dan maksud, salam penutup, serta tanda tangan dan nmaa cerah pengirim.

Nah itulah referensi jenis-jenis surat beserta ciri-ciri dan contohnya, diterangkan secara lengkap. Ada tidak sedikit jenis surat yang ada, tetapi secara umum faedah surat ialah memberikan informasi dari pihak pengirim pada pihak penerima.   

Belum ada Komentar untuk "Jenis-Jenis Surat Beserta Pengertian, Fungsi, Ciri-Ciri, dan Contohnya"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel