Struktur Artikel Beserta Fungsi, Ciri-Ciri dan Penjelasannya

Dunia-Pendidik.Com - Artikel adalah sebuah karya tulis, laksana laporan berita atau esai dalam majalah atau surat kabar. Kita barangkali sering membaca tulisan sehari-hari. Terdapat sejumlah kaidah penulisan tulisan yang benar, tergolong struktur tulisan dari mula sampai akhir.

Secara umum, definisi artikel ialah sebuah karangan faktual secara menyeluruh dengan panjang tertentu yang diciptakan untuk dipublikasikan dan mempunyai tujuan guna menyampaikan usulan dan kenyataan yang bisa mendidik atau menghibur.

Struktur Artikel Beserta Fungsi, Ciri-Ciri dan Penjelasannya

Terdapat sejumlah jenis-jenis tulisan dilihat dari isinya, yaitu narasi, deskripsi, argumentasi, persuasi, dan eksposisi. Tiap jenis tulisan memiliki ciri khas yang berbeda-beda, menurut apa yang dibicarakan pada unsur isi artikelnya.

Ciri-ciri penulisan tulisan antara beda isinya mesti menurut pada kenyataan yang benar-benar terjadi dan mesti bisa dipertanggungjawabkan, serta mempunyai sifat faktual dan informatif menurut penelitian dan hasil riset yang sudah dilakukan.

Penulisan tulisan juga mesti memakai metode penulisan yang tepat dan sistematis supaya informasi gampang diterima oleh pembaca. Selain tersebut juga mesti memakai ragam kalimat yang lugas, logis, denotatif dan efektif cocok kaidah penulisannya.

Selain tersebut dalam sebuah tulisan ada struktur-struktur tertentu dari mula sampai akhir. Bagian-bagian ini mesti terdapat dan mesti urut, mulai dari unsur judul hingga bagian penutup tulisan di paragraf terakhir.

Struktur Artikel

Di bawah ini akan diterangkan apa saja struktur tulisan beserta faedah dan ciri-cirinya, mencakup bagian judul, pendahuluan artikel, leher artikel, isi artikel, dan unsur penutup.

1. Judul

Struktur tulisan yang kesatu ialah judul. Bagian judul bermanfaat sebagai pengenalan sebelum dimulainya pembahasan, dan adalahbagian yang kesatu kali disaksikan oleh pembaca.

Pada umumnya, orang jadi tertarik menyimak suatu tulisan karena judulnya yang menarik. Untuk tersebut bagian judul menjadi paling penting supaya dapat unik pembacanya.

Judul merupakan usulan utama yang merangkum inti seluruh artikel. Judul juga bermanfaat sebagai unsur pengenalan yang memberikan cerminan tentang isi dari tulisan yang bakal dibaca. 

2. Pembukaan Artikel (Lead)

Struktur tulisan yang selanjutnya ialah bagian pembukaan tulisan atau lead. Pembukaan tulisan ini bermanfaat sebagai mula dari ulasan artikel. Letak bagian pendahuluan ini ada pada paragraf kesatu suatu artikel.

Bagian pendahuluan ini berisikan uraian aktual urgen yang mendasari ulasan pada bagian tulisan selanjutnya. Umumnya ada uraian peristiwa, pernyataan, narasi, atau kutipan pada bagian pendahuluan ini.

Terdapat 2 teknik mencatat pembukaan tulisan yaitu deduktif dan induktif. Cara deduktif dilaksanakan dengan mencatat bagian pendahuluan yang mempunyai sifat umum. Sebaliknya kiat induktif dilaksanakan dengan mencatat bagia pendahuluan yang mempunyai sifat khusus.

3. Leher Artikel (Bridge)

Selanjutnya terdapat bagian leher artikel, disebut pun sebagai unsur jembatan atau bridge. Bagian leher tulisan ini urgen untuk menjadi penghubung antara unsur kepala dengan batang tubuh artikel.

Bagian ini memuat teras dengan isi pelajaran yang akan dibicarakan pada artikel, berupa pengakuan atau uraian yang mengungkapkan permasalahan. Letak unsur leher tepat sesudah paragraf pembukaan.

Singkatnya, isi yang terdapat pada unsur leher ini menjadi penyambng antara bagian pendahuluan yang sudah dibicarakan sebelumnya, mengarah ke ke dalam pokok persoalan yang akan dibicarakan dengan lebih rinci pada unsur isi tulisan setelahnya.

4. Isi Artikel (Body)

Struktur tulisan berikutnya ialah bagian isi tulisan atau tubuh, disebut pun sebagai body. Bagian isi tulisan ini memiliki faedah untuk mengungkapkan suatu persoalan yang hendak dikupas dalam artikel.

Bagian isi tulisan ini menjadi unsur yang sangat penting dalam suatu artikel. Pada unsur ini persoalan akan dibicarakan dengan detail, dengan uraian panjang lebar sesuai kemauan penulis.

Bagian ini pun disebut sebagai unsur eksplanasi, sebab menjelaskan seluruh maksud persoalan dalam sebuah artikel. Pemaparan masalah dilaksanakan dengan rinci, tetapi tidak boleh menyebar ke topik beda yang tidak relevan.

5. Penutup

Struktur tulisan yang terakhir ialah alinea penutup. Bagian penutup dipakai sebagai benang merah dari persoalan yang dibahas. Bagian penutup ini tidak jarang kali berada di paragraf terakhir sebuah artikel.

Bagian penutup ini disebut pun sebagai unsur akhir, unsur kaki, unsur antiklimaks, atau unsur ending. Pada penutup, akan diterangkan rangkuman dan benang merah dari pembahasan tulisan dengan lebih ringkas.

Pada unsur penutup ini, pembaca bisa menilai bagaimana sikap pengarang terhadap masalah yang dijelaskannya. Umumnya benang merah akan diserahkan tanpa kalimat yang mempunyai sifat normatif atau terlampau umum.

Nah itulah referensi 5 struktur tulisan beserta pembahasannya lengkap. Secara umum terdapat 5 struktur dari tulisan yakni judul, pembukaan, leher, isi artikel, dan penutup.      

Belum ada Komentar untuk "Struktur Artikel Beserta Fungsi, Ciri-Ciri dan Penjelasannya"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel