Kerajaan Budha di Indonesia Beserta Letak dan Peninggalannya

Dunia-Pendidik.Com - Zaman tersebut dibuka sejak abad ke-4 Masehi hingga selesai sekitar abad ke-16 Masehi bersamaan dengan maraknya Kerajaan Islam di Indonesia di sekian banyak  wilayah.

Kerajaan Budha di Indonesia Beserta Letak dan Peninggalannya

Masuknya pengaruh agama Hindu-Budha di Indonesia tidak sedikit dibawa oleh musafir dari India dan China. Hal itu menandai era Kerajaan Hindu-Budha di Indonesia. Ada tidak sedikit kerajaan Hindu, kerajaan Budha, atau kerajaan Hindu-Budha yang didirikan di Nusantara pada periode tersebut.

Secara umum memang kerajaan-kerajaan saat tersebut bercorak Hindu-Budha. Artinya 2 agama tersebut dapat hidup bersebelahan dalam ruang lingkup kerajaan. Meski begitu pun ada kerajaan dengan satu corak saja, contohnya kerajaan Kutai yang melulu bercorak Hindu saja.

Selain tersebut juga ada sejumlah kerajaan yang melulu murni bercorak agama Buddha saja. Yang sangat terkenal ialah Kerajaan Sriwijaya yang berpusat di Palembang, Sriwijaya. Kerajaan Sriwijaya menjadi kerajaan Budha terbesar dan sangat berjaya, dengan menguasai mayoritas wilayah Nusantara.

Kumpulan Kerajaan Budha di Indonesia

Berikut ini akan diterangkan mengenai sejarah Kerajaan Buddha di Indonesia beserta nama raja dan peninggalannya, tergolong Kerajaan Sriwijaya dan Kerajaan Mataram Kuno. Bagi kerajaan Budha yang berpadu dengan Hindu, juga diterangkan dalam susunan di unsur bawah.

1. Kerajaan Kalingga
  • Tahun didirikan : 594 Masehi
  • Letak : Jawa Tengah

Kerajaan Kalingga menjadi kerajaan bercorak Budha kesatu di area pantai unsur utara Pulau Jawa. Kerajaan ini didirikan pada tahun 594 Masehi. Pusat pemerintahannya diperkirakan di dekat Pekalongan dan Jepara, lantas pindah Magelang dan Yogyakarta.

Kerajaan ini pun dikenal dengan sebutan Kerajaan Halong. Kalingga sempat terbelah menjadi dua yaitu Keling dan Medang. Kerajaan Kalingga lantas runtuh pada tahun 782 Masehi dan diteruskan oleh Rakai Mataram dan Rakai Panangkaran di Medang.

Nama Raja-Raja Kerajaan Kalingga :
  •     Prabhu Wasumurti
  •     Prabhu Wasugeni
  •     Prabhu Wasudewa
  •     Prabhu Wasukawi
  •     Prabhu Kirathasingha
  •     Prabhu Kartikeyasingha
  •     Ratu Shima
  •     Dewi Parwati
  •     Dewi Sannaha
  •     Sanjaya
  •     Rakai Panangkaran

Peninggalan Kerajaan Kalingga :
  •     Prasasti Tuk Mas
  •     Prasasti Sojomerto
  •     Prasasti Rahtawun
  •     Candi Angin
  •     Candi Bubrah
  •     Situs Puncak Sanga Likur
  •     Arca Batara Guru
  •     Arca Wisnu
  •     Arca Togog
  •     Arca Narada

2. Kerajaan Sriwijaya
  • Tahun didirikan : selama abad ke-6 Masehi
  • Letak : Palembang, Sumatera Selatan

Kerajaan Sriwijaya adalah salah satu kerajaan Budha kesatu di Indonesia. Sriwijaya didirikan selama tahun 600-an Masehi dan pusat pemerintahannya di Palembang, Sumatera Selatan.

Sriwijaya tidak sedikit memberi pengaruh di Nusantara dengan wilayah kekuasaan menurut peta menghampar dari Kamboja, Thailand Selatan, Semenanjung Malaya, Sumatra, Jawa Barat dan Jawa Tengah. Sriwijaya menjadi kerajaan bahari yang memanfaatkan perniagaan maritim lewat jalur perairan.

Sriwijaya lantas runtuh pada selama tahun 1100-an Masehi karena sejumlah peperangan, salah satunya serangan Rajendra Chola I dari Koromandel pada tahun 1025, sampai kemudian pada tahun 1183 dominasi Sriwijaya sedang di bawah kendali kerajaan Dharmasraya. Hingga sekarang ada tidak sedikit peninggalan Kerajaan Sriwijaya berbentuk candi dan prasasti yang ditemukan.

Nama Raja-Raja Kerajaan Sriwijaya :
  •     Dapunta Hyang (Sri Jayanasa)
  •     Rudra Wikrama
  •     Sri Indrawarman
  •     Sri Maharaja
  •     Dharanindra (Rakai Panangkaran)
  •     Samaragrawira (Rakai Warak)
  •     Samaratungga (Rakai Garung)
  •     Balaputradewa
  •     Sri Udayaditya Warmadewa
  •     Sri Cudamani Warmadewa
  •     Sri Mara-Vijayottunggawarman
  •     Haji Sumatrabhumi
  •     Sangrama-Vijayottunggawarman
  •     Srimat Trailokyaraja Maulibhusana Warmadewa

Peninggalan Kerajaan Sriwijaya :
  •     Candi Muara Takus
  •     Candi Muaro Jambi
  •     Candi Biaro Bahal
  •     Candi Kota Kapur
  •     Gapura Sriwijaya
  •     Prasasti Kota Kapur
  •     Prasasti Ligor
  •     Prasasti Palas Pasemah
  •     Prasasti Hujung Langit
  •     Prasasti Telaga Batu
  •     Prasasti Kedukan Bukit
  •     Prasasti Talang Tuwo
  •     Prasasti Leiden
  •     Prasasti Amoghapasha
  •     Prasasti Bukit Siguntang
  •     Prasasti Karang Birahi

3. Kerajaan Mataram Kuno
  • Tahun didirikan : 752 Masehi
  • Letak : Jawa Tengah, lantas pindah ke Jawa Timur

Kerajaan Mataram Kuno atau dikenal sebagai Kerajaan Medang, adalahkerajaan yang berdiri pada tahun 752 Masehi. Awalnya kerajaan ini terletak di Jawa Tengah di dekat Yogyakarta, namun lantas pada abad ke-10 beralih ke Jawa Timur di wilayah Jombang dan Madiun.

Saat kesatu didirikan kerajaan ini bercorak Hindu Syiwa. Ketika dinasti Sailendrawangsa berkuasa, agama sah kerajaan berganti menjadi Buddha aliran Mahayana sampai-sampai sempat dikenal dengan nama Kerajaan Mataram Buddha.

Nama Raja-Raja Kerajaan Mataram Kuno :
  •     Sanjaya
  •     Rakai Panangkaran
  •     Rakai Panunggalan
  •     Rakai Warak
  •     Rakai Garung
  •     Rakai Pikatan
  •     Rakai Kayuwangi
  •     Rakai Watuhumalang
  •     Rakai Watukura Dyah Balitung
  •     Mpu Daksa
  •     Rakai Layang Dyah Tulodong
  •     Rakai Sumba Dyah Wawa
  •     Mpu Sindok
  •     Sri Lokapala
  •     Makuthawangsawardhana
  •     Dharmawangsa Teguh

Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno :
  •     Candi Borobudur
  •     Candi Prambanan
  •     Candi Sewu
  •     Candi Mendut
  •     Candi Kalasan
  •     Candi Plaosan
  •     Candi Sambisari
  •     Candi Kedulan
  •     Candi Morangan
  •     Candi Sari
  •     Candi Ijo
  •     Candi Barong
  •     Candi Sojiwan
  •     Prasasti Tangeran
  •     Prasasti Lor
  •     Prasasti Bangil
  •     Prasasti Kalkuta
  •     Artifak emas yang ditemukan di Wonoboyo, Klaten

4. Kerajaan Dharmasraya
  • Tahun didirikan : 1183 Masehi
  • Letak : Dharmasraya, Sumatera

Kerajaan Dharmasraya adalah kerajaan Budha yang terletak di Sumatera, Indonesia. Lokasi kerajaan ini terletak di hulu Sungai Batanghari. Nama ini hadir seiring dengan melemahnya Kerajaan Sriwijaya sebab serangan Rajendra Chola I dari Koromandel pada tahun 1025 Masehi.

Secara resmi, kerajaan ini lantas terbentuk semenjak tahun 1183 Masehi. Pada akhirnya, Dharmasraya lantas runtuh pada tahun 1347 Masehi usai dikuasai oleh Adityawarman. Kemudian Dharmsraya pulang menjadi Kerajaan Malayapura.

Nama Raja-Raja Dharmasraya :
  •     Srimat Trailokyaraja Maulibhusana Warmadewa
  •     Srimat Tribhuwanaraja Mauli Warmadewa
  •     Srimat Sri Akarendrawarman
  •     Srimat Sri Udayadityawarman Pratapaparakrama Rajendra Maulimali Warmadewa

Peninggalan Kerajaan Dharmasraya :
  •     Prasasti Grahi
  •     Prasasti Padang Roco
  •     Prasasti Suruaso
  •     Prasasti Kuburajo
  •     Prasasti Batusangkar
  •     Arca Bhairawa
  •     Arca Amoghapasa
  •     Arca Buddha

5. Kerajaan Sri Bangun
  • Tahun didirikan : (tidak diketahui)
  • Letak : Bangun, Kalimantan Timur

Kerajaan Sri Bangun adalah kerajaan bercorak Budha yang terletak di Kalimantan Timur, tepatnya di kota Bangun, tak jauh dari Tenggarong ibukota Kabupaten Kutai Kartanegara. Kerajaan ini adalahpenerus Kerajaan Martadipura.

Namun bertolak belakang dengan Martadipura yang bercorak Hindu, Kerajaan Sri Bangun ini justeru bercorak Buddha. Raja kerajaan Sri Bangun yang sangat terkenal mempunyai nama Raja Qeva.

Nama Raja-Raja Kerajaan Sri Bangun :
  •     Raja Qeva

Peninggalan Kerajaan Sri Bangun :
  •     Arca Buddha Pengembara
  •     Patung Lembu Nandi
  •     Patung Singa Noleh
  •     Situs Sri Bangun

Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia :

Kumpulan di atas melulu membahas kerajaan bercorak Budha murni. Bagi kerajaan Hindu-Budha di Indonesia, kami tampilkan listnya inilah ini, tergolong Kerajaan Singosari dan Kerajaan Majapahit.
  •     Kerajaan Wijayapura
  •     Kerajaan Kalingan
  •     Kerajaan Kuripan
  •     Kerajaan Negara Dipa
  •     Kerajaan Negara Daha
  •     Kerajaan Tarumanegara
  •     Kerajaan Kahuripan
  •     Kerajaan Janggala
  •     Kerajaan Kediri
  •     Kerajaan Singasari
  •     Kerajaan Majapahit

Nah itulah referensi nama-nama Kerajaan Budha di Indonesia beserta sejarah, tahun didirikan, letak dan pusat pemerintahan, nama raja-rajanya, serta peninggalannya baik berupa candi, prasasti, arca, dan beda sebagainya. Semoga dapat menambah referensi sejarah Kerajaan Hindu-Budha di Indonesia.                       

Belum ada Komentar untuk "Kerajaan Budha di Indonesia Beserta Letak dan Peninggalannya"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel