Pengertian Frasa Beserta Ciri-Ciri, Jenis-Jenis, dan Contoh Frasa

Dunia-Pendidik.Com - Apa tersebut frasa? Kita barangkali sering mendengar istilah ini dalam menciptakan karya tulis. Secara singkat makna frasa ialah satuan yang terdiri dari dua kata atau lebih yang menempati satu faedah kalimat. Frasa tidak dapat membentuk kalimat sempurna sebab tidak memiliki predikat.

Pengertian Frasa Beserta Ciri-Ciri, Jenis-Jenis, dan Contoh Frasa

Frasa mempunyai sifat nonpredikatif. Sifat nonpredikatif pada campuran kata ini yang memisahkan frasa dari klausa dan kalimat. Frasa juga bertolak belakang dengan kata majemuk, sebab makna frasa tidak bertolak belakang dengan arti kata yang menjadi inti frasa tersebut sendiri.

Terdapat tidak sedikit jenis-jenis frasa. Klasifikasi jenis frasa dapat dilaksanakan menurut fungi bagian pembentuknya, jenis kata pembentuknya, kesatuannya, dan kedudukannya dalam sebuah kalimat.

Pengertian Frasa

Di bawah ini akan diterangkan mengenai definisi frasa, baik dengan kata lain menurut keterangan dari KBBI, secara umum, serta definisinya menurut keterangan dari pendapat para berpengalaman dan pakar di bidangnya.

Arti Frasa Berdasarkan keterangan dari KBBI

Pengertian frasa menurut keterangan dari KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) ialah gabungan dua kata atau lebih yang mempunyai sifat nonpredikatif, contohnya misalnya gunung tinggi dinamakan frasa sebab adalah konstruksi nonpredikatif.

Definisi Frasa Secara Umum
Pengertian frasa secara umum ialah gabungan kata yang mempunyai sifat nonpredikatif, terdiri atas dua kata. Frasa mempunyai sifat nonpredikatif yang berarti bahwa di antara kata yang ada dalam campuran kata itu bukan bermanfaat sebagai predikat.

Singkatnya frasa ialah gabungan dari dua kata atau lebih tetapi tidak dapat menyusun kalimat sempurna sebab tidak mempunyai predikat. Frasa adalah satuan linguistik yang lebih banyak dari kata dan lebih kecil dari klausa dan kalimat.

Pengertian Frasa Berdasarkan keterangan dari Para Ahli

Berikut akan dibicarakan mengenai definisi dan pengertian frasa menurut keterangan dari pendapat para berpengalaman dan pakar.
Berdasarkan keterangan dari Redford (1999)

Pengertian frasa menurut keterangan dari Redford adalah rangkaian 2 kata atau lebih yang bukan adalah klausa, sebab tidak mengandung subjek dan atau predikat.

Berdasarkan keterangan dari Trask (1999)

Arti frasa menurut keterangan dari Trask ialah unit gramatikal yang lebih kecil dikomparasikan klausa, terdiri dari 2 kata atau lebih, namun tidak terkadung unsur-unsur yang terdapat pada klausa.

Berdasarkan keterangan dari Ramlan
Pengertian frasa menurut keterangan dari Ramlan ialah satuan gramatikal yang terdiri dari dua kata ataupun lebih yang tidak melampui dari sebuah batas faedah yang ada dalam bagian klausa.

Berdasarkan keterangan dari Putrayasa

Arti frasa menurut keterangan dari Putrayasa ialah kelompok kata yang memiliki status sebagai sautu faedah dalam kalimat yang tidak seluruh dari frase tersebut terdiri dari kumpulan kata.

Berdasarkan keterangan dari Lyons

Berdasarkan keterangan dari pendapat Lyons, pengertian frasa adalah satu kumpulan kata yang secara gramatikal sesuai dengan satu kata dan tidak mempunyai subjek dan predikat sendiri.

Berdasarkan keterangan dari Kridalaksana

Arti frasa menurut keterangan dari pendapat Kridalaksana merupakan campuran dua kata atau lebih yang mempunyai sifat tidak predikatif, campuran itu bisa rapat, bisa renggang.

Berdasarkan keterangan dari Tarmini
Pengertian frasa ialah suatu konstruksi yang terdiri dari dua konstituen atau lebih yang dapat mengisi faedah sintaksis tertentu yang ada dalam kalimat akan namun tidak melampui dari batas-batas faedah klausa atau yang dapat disebutkan sebagai frasa tersebut nonpredikatif.

Berdasarkan keterangan dari Richard
Berdasarkan keterangan dari Richard, suatu frasa tidak mengandung kata kerja tentu dan tidak mempunyai struktur subjek predikatif.

Ciri-Ciri Frasa

Terdapat sejumlah ciri-ciri frasa yang menjadi ciri khas tersendiri. Berikut ini merupakan sejumlah ciri-ciri frasa selengkapnya.
  •     Terdiri dari paling tidak 2 kata atau lebih.
  •     Bersifat non-predikatif.
  •     Memiliki faedah gramatikal dalam kalimat.
  •     Dalam frasa mesti mempunyai satu arti gramatikal.
  •     Selalu menempati satu faedah kalimat.
  •     Maknanya bisa berubah cocok pemakaiannya.
  •     Kata penyusun frasa masih mampu dijaga untuk arti aslinya.

Jenis-Jenis Frasa

Terdapat sejumlah jenis-jenis frasa disaksikan dari sekian banyak  sudut. Berikut adalahmacam-macam frasa dan penjelasannya.

Berdasarkan Fungsi Unsur Pembentuknya
  • Frasa eksosentrik, yaitu jenis frasa yang di antara unsurnya tersebut adalahkata tugas. Contohnya ialah kepada ayah, guna kakak, dan sebagainya.
  • Frasa endosentris, yaitu jenis frasa yang di antara unsur atau keduanya ialah adalahunsur inti atau pusat. Contohnya ialah kuda hitam, anak sapi, dan sebagainya.

Berdasarkan Jenisnya
  • Frasa verbal, yaitu jenis frasa yang memiliki inti kata kerja dalam bagian pembentukannya. Contohnya ialah sedang tidur, bakal muncul, dan sebagainya.
  • Frasa nominal, yaitu jenis frasa yang memiliki inti kata benda dalam bagian pembentukannya. Contohnya ialah rumah kaca, kitab tulis, dan sebagainya.
  • Frasa ajektiva, yaitu jenis frasa yang memiliki inti berupa kata sifat dalam bagian pembentukannya. Contohnya ialah sangat baik, berat sekali, dan sebagainya.
  • Frasa preposisional, yaitu jenis frasa yang memakai sebuah kata depan didalam bagian pembentukannya. Contohnya ialah di rumah, ke pasar, dan sebagainya.

Berdasarkan Kesatuan
  • Frasa biasa, yaitu jenis frasa yang mempunyai makna sebenarnya. Contohnya ialah sayur bayam, hadiah ulang tahun, dan sebagainya.
  • Frasa idiomatik, yaitu jenis frasa yang mempunyai makna baru atau arti bukan sebenarnya. Contohnya ialah kambing hitam, silat lidah, dan sebagainya.
  • Frasa ambigu, yaitu jenis frasa yang mempunyai dua arti atau arti ganda. Contohnya ialah tangan panjang, meja hijau, dan sebagainya.

Berdasarkan Kedudukannya
  • Frasa setara, yaitu jenis frasa yang mempunyai hubungan antar bagian yang setara. Contohnya ialah suami istri, maju mundur, dan sebagainya.
  • Frasa bertingkat, yaitu jenis frasa yang status antar unsurnya tidak setara atau bertingkat. Contohnya ialah tanah air, duit tunai, dan sebagainya.

Nah itulah referensi definisi frasa secara umum beserta makna dan definisinya menurut keterangan dari para ahli. Dijelaskan pun ciri-ciri frasa dan jenis-jenis frasa beserta misalnya lengkap.                       

Belum ada Komentar untuk "Pengertian Frasa Beserta Ciri-Ciri, Jenis-Jenis, dan Contoh Frasa"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel