Ciri-Ciri Pasar Oligopoli Beserta Contoh dan Penjelasannya

Dunia-Pendidik.Com - Secara umum pasar dipisahkan menjadi 2 (dua) jenis yaitu pasar kompetisi sempurna dan pasar kompetisi tidak sempurna. Bagi pasar kompetisi tidak sempurna juga dipecah menjadi sejumlah jenis pula, salah satunya ialah jenis pasar oligopoli, yang dikenal melulu memiliki sejumlah produsen yang saling berlomba dengan harga barang yang kompetitif.

Ciri-Ciri Pasar Oligopoli Beserta Contoh dan Penjelasannya

Pengertian pasar oligopoli ditafsirkan sebagai di antara jenis pasar yang di dalamnya terdapat sejumlah produsen atau penjaja yang melayani tidak sedikit konsumen atau pembeli pada pasar tersebut. Barang yang dipasarkan pada pasar oligopoli mempunyai sifat homogen serta harga produk relatif sama dan mempunyai sifat kompetitif antar produsen.

Kelebihan pasar oligopoli antara beda produk mempunyai kualitas yang bagus dan berkembang, harga produk yang cocok dengan kemauan konsumen serta terdapat tidak sedikit pilihan produk yang dapat dibeli. Hal ini pasti menjadi keuntungan untuk konsumen yang hendak membeli produk tersebut.

Sementara sejumlah kelemahan dari pasar oligopoli antara beda produsen baru susah untuk masuk kompetisi pasar, kepandaian produsen terbesar mempunyai pengaruh terhadap pasar serta tidak sedikit modal yang diperlukan untuk produsen untuk ongkos iklan dan promosi.

Ciri-Ciri Pasar Oligopoli

Berikut ini akan dibicarakan mengenai ciri khas dan ciri-ciri pasar oligopoli beserta keterangan lengkapnya.

Hanya Terdapat Sedikit Penjual

Ciri-ciri pasar oligopoli yang utama ialah hanya terdapat tidak banyak penjual. Umumnya jumlah penjaja dalam pasar oligopoli tidak cukup dari sepuluh. Dengan kata lain, jumlah penjaja dalam pasar oligopoli tidak terlampau banyak, tetapi jumlahnya mesti lebih dari 1 (satu).

Barang yang Dijual Homogen Namun Coraknya Beragam
Dalam pasar oligopoli, barang yang dijual mempunyai sifat homogen atau sama produknya satu sama lain. Namun barang yang dipasarkan antar produsen dapat dipisahkan satu sama lain, dengan kata lain mempunyai corak dan kualitas yang pelbagai dan berbeda-beda.

Promosi Dilakukan Terus Menerus

Promosi menjadi sarana yang urgen dalam kompetisi pasar oligopoli. Teknik promosi barang dilaksanakan secara gencar dan unik oleh setiap penjual supaya barang mereka laku terjual. Teknik promosi ini dapat dilakukan melewati iklan, brosur, promo, dan sebagainya.

Ada Hambatan Untuk Penjual Baru yang Ingin Masuk Pasar
Dalam pasar oligopoli, penjaja baru dapat masuk ke dalam pasar, tetapi sulit guna dilakukan. Terdapat hambatan untuk produsen baru yang hendak masuk ke dalam pasar oligopoli ini, dapat dari aspek sumber daya, teknologi sampai persaingan pasar yang telah ketat.

Harga Barang Cenderung Sama

Harga barang yang dipasarkan dalam pasar oligopoli ingin sama atau melulu ada tidak banyak perbedaan saja. Jika ada penjaja yang menurunkan harga barang, maka penjaja lain bakal merespon dengan menurunkan harga juga. Persaingan harga di pasar oligopoli berlangsung dengan kompetitif untuk unik hati konsumen.

Kebijakan Penjual yang Berkuasa Mempengaruhi Pasar
Pada pasar oligopoli, lazimnya ada 1 (satu) atau sejumlah penjual yang sangat menguasai pasar. Kebijakan dari penjaja yang berkuasa ini turut memprovokasi pasar, dapat dari kepandaian bersangkutan harga sampai inovasi-inovasi yang barangkali ditawarkan.

Penjual Menentukan Harga Barang
Penjual di pasar oligopoli memiliki keterampilan dalam menilai harga sebab adanya perbedaan dari setiap produk yang ditawarkan. Meski begitu harga yang dipatok mesti kompetitif dan cocok dengan keinginan konsumen, serta turut mempertimbangkan harga produk dari penjaja pesaing.

Adanya Persaingan Antar Penjual
Ciri pasar oligopoli berikutnya ialah adanya kompetisi ketat antar penjaja pada pasar oligopoli. Masing-masing produsen saling berlomba dengan menambah kualitas barang, meningkatkan promosi dan iklan serta terkadang menurunkan harga produk.

Contoh Pasar Oligopoli

Berikut merupakan sejumlah contoh pasar oligopoli yang dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.
  1. Produk sepeda motor di Indonesia, terdapat sejumlah produsen yang berlomba seperti Yamaha, Honda, Suzuki, dan Kawasaki
  2. Produk smartphone di Indonesia, terdapat sejumlah produsen yang berlomba seperti Samsung, Apple, OPPO, Xiaomi, dan Lenovo.
  3. Produk kartu telepon seluler, terdapat sejumlah produsen yang berlomba seperti Telkomsel, XL, Indosat, Smartfren, dan Tri.
  4. Produk semen di Indonesia, terdapat sejumlah produsen yang berlomba seperti Holcim, Semen Indonesia, Indocement, dan Tiga Roda.

Nah itulah referensi tentang ciri-ciri pasar oligopoli beserta pengertian, contoh, keunggulan dan kelemahan serta penjelasannya lengkap. Semoga dapat menjadi ekstra referensi dan pengetahuan.                       

Belum ada Komentar untuk "Ciri-Ciri Pasar Oligopoli Beserta Contoh dan Penjelasannya"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel