Dampak Positif Otonomi Daerah di Indonesia Beserta Manfaatnya

Dunia-Pendidik.Com - Indonesia adalah negara yang menganut sistem otonomi daerah, dimana tiap wilayah diberi wewenang oleh pemerintah pusat guna mengurus sendiri hal pemerintahan dan lain-lain. Tentu ada sejumlah tujuan dan guna yang diperoleh dari pengamalan otonomi daerah, di antaranya menambah kesejahteraan masyarakat dan memajukan perekonomian daerah.

Dampak Positif Otonomi Daerah di Indonesia Beserta Manfaatnya

Pelaksanaan otonomi wilayah mempunyai 3 asas utama, yaitu asas desentralisasi, asas dekonsentrasi, dan asas tugas pembantuan. Adapun penjelasan tentang pengertian dari tiap-tiap asas otonomi daerah ialah sebagai berikut.
  • Tugas pembantuan, yaitu penugasan dari pemerintah pusat kepada wilayah otonom untuk mengemban sebagian hal pemerintahan yang menjadi kewenangan pemerintah pusat.

Secara umum memang destinasi otonomi daerah ialah untuk menambah pelayanan dan kesejahteraan masyarakat. Selain tersebut juga tidak sedikit manfat dan akibat positif yang didapat dalam pengamalan otonomi daerah, baik di bidang ekonomi, politik, sosial, budaya, pariwisata, pendidikan, dan beda sebagainya.

Dampak Positif Otonomi Daerah

Berikut ini merupakan guna dan akibat positif pengamalan otonomi wilayah di Indonesia beserta misal dan penjelasannya lengkap.

1. Pengelolaan SDA Lebih Optimal

Di samping itu, pengelolaan sumber daya alam (SDA) di tiap wilayah juga bakal lebih optimal. Tiap pemerintah wilayah menjadi lebih konsentrasi untuk mengelolaa SDA yang terdapat di daerahnya masing-masing, sampai-sampai dapat menyebabkan profit atau keuntungan untuk masyarakat di wilayah tersebut.

2. Perekonomian Rakyat Meningkat

Keuntungan lain pasti dapat menambah perekonomian rakyat. Pengembangan potensi wilayah dan pengelolaan SDA yang optimal akan menyebabkan keuntungan besar untuk rakyat, sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat wilayah secara umum.

3. Pembangunan Daerah Lebih Efisien

Manfaat otonomi wilayah berikutnya ialah pembangunan wilayah menjadi lebih efisien, baik dari sisi waktu atau biaya. Hal ini sebab pemerintah wilayah turut aktif mengurus sektor pembangunan, sampai-sampai tidak butuh campur tangan pemerintah pusat yang pasti akan menelan lebih tidak sedikit waktu dan biaya.

4. Melestarikan Kebudayaan Daerah

Adanya otonomi wilayah secara tidak langsung pun mampu dipakai untuk melestarikan kebudayaan daerah. Tiap pemerintah wilayah berwenang guna mengurus sektor kebudayaan, tergolong dalam pelestarian segala kebudayaan wilayah yang mesti dijaga.

5. Adanya Desentralisasi Kekuasaan

Otonomi wilayah juga menganut asas desentralisasi, yaitu penyerahan wewenang dan dominasi dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah. Karena itulah, pemerintah wilayah mempunyai wewenang guna mengurus segala hal yang dilimpahkan, kecuali sejumlah urusan pemerintah pusat.

6. Meningkatkan Pelayanan Publik
Otonomi wilayah juga dominan  pada bertambahnya pelayanan publik. Masyarakat daerah dapat langsung mengakses pelayanan publik di daerahnya masing-masing, tanpa mesti melewati pelayanan publik di sektor pusat. Pada akhirnya, pelayanan publik di wilayah menjadi lebih cepat dan optimal.

7. Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Sesuai dengan tujuan mula diadakannya otonomi daerah, diinginkan kebijakan ini akan dominan  pada bertambahnya kesejahteraan masyarakat. Semua potensi yang terdapat di segala bidang bakal digali dan dimanfaatkan untuk menambah kesejahteraan masyarakat.

Nah itulah referensi akibat positif otonomi wilayah di Indonesia beserta penjelasannya lengkap. Ada sejumlah dampak positif dari pelaksaan kepandaian otonomi wilayah di Indonesia ini, di antarnya dapat menggali potensi wilayah dan memajukan perekonomian rakyat.

Belum ada Komentar untuk "Dampak Positif Otonomi Daerah di Indonesia Beserta Manfaatnya"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel