Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Faktor Pendorong dan Penghambat Mobilitas Sosial

Dunia-Pendidik.Com - Mobilitas sosial ialah proses eksodus status sosial yang dirasakan seorang pribadi atau kumpulan sosial, baik secara horizontal atau vertikal ke atas dan ke bawah. Terdapat faktor-faktor yang memprovokasi terjadinya mobilitas sosial dalam lingkungan masyarakat, baik hal pendorong dan penghambat mobilitas sosial.

Faktor Pendorong dan Penghambat Mobilitas Sosial

Secara umum definisi mobilitas sosial didefinisikan sebagai proses eksodus atau pergerakan lapisan sosial seorang pribadi maupun kumpulan dalam hierarki masyarakat. Gerak sosial juga ditafsirkan sebagai gerakan yang terjadi karena beralih ataupun berubahnya strata sosial pribadi atau kumpulan pada ketika yang berbeda-beda.

Terdapat 2 bentuk-bentuk mobilitas sosial secara umum, yaitu mobilitas sosial horizontal dan vertikal. Pada mobilitas sosial horizontal, eksodus tidak mengakibatkan berubahnya kedudukan sosial. Sementara pada mobilitas sosial vertikal, terjadi evolusi status sosial seseorang, baik berubah naik ke atas atau bahkan turun ke bawah.

Tentunya terdapat sejumlah faktor penyebab terjadinya mobilitas sosial di lingkungan masyarakat, baik hal individu atau hal struktur sosial. Sebaliknya, pun ada hal-hal yang menghambat dan merintangi terjadinya proses gerak sosial masyarakat tersebut sendiri.

Faktor Pendorong Mobilitas Sosial

Berikut merupakan sejumlah faktor pendorong mobilitas sosial beserta penjelasannya lengkap.

1. Faktor Struktural
Faktor struktural tergolong salah satu hal pendorong mobilitas sosial. Maksudnya ialah jumlah relatif dari status tinggi yang dapat dan mesti dipenuhi serta fasilitas untuk memperolehnya. Contohnya ialah ketidakseimbangan jumlah lapangan kerja yang tersedia dikomparasikan dengan jumlah pelamar kerja.

Adapun yang tergolong dalam jangkauan faktor struktual ialah sebagai berikut:
  • Struktur pekerjaan, dimana tiap kegiatan memiliki status yang berbeda-beda.
  • Perbedaan fertilitas, dimana tiap pribadi mempunyai tingkat fertilitas atau kelahiran yang berbeda-beda.
  • Ekonomi ganda, dimana tiap orang memiliki peluang untuk mengembangkan usaha sendiri.

2. Faktor Individu
Faktor pribadi tentu pun turut memprovokasi terjadinya mobilitas sosial. Maksudnya ialah kualitas seseorang ditinjau dari tingkat pendidikan, penampilan, maupun keterampilan pribadi.

Adapun yang tergolong dalam jangkauan faktor individu ialah sebagai berikut:
  • Perbedaan kemampuan, dimana tiap pribadi tentu memiliki keterampilan yang berbeda-beda.
  • Orientasi sikap terhadap mobilitas, dimana tiap pribadi mempunyai sikap yang bertolak belakang dalam menanggapi mobilitas.
  • Faktor kemujuran, dimana tiap orang mempunyai tingkat tuah yang bertolak belakang satu sama lain.

3. Faktor Situasi Politik

Kondisi dan kondisi politik dapat mengakibatkan terjadinya mobilitas sosial dalam lingkup masyarakat. Keadaan negara yang tidak menentu akan memprovokasi situasi ketenteraman yang dapat mengakibatkan terjadinya mobilitas insan ke wilayah yang lebih aman.

4. Faktor Status Sosial

Status sosial seseorang pun dapat mendorong terjadinya gerak sosial. Seseorang yang merasa tidak cukup puas dengan kedudukan sosial yang sekarang dipunyai tentu akan mengerjakan proses mobilitas sosial guna mendapatkan kedudukan sosial yang baru.

5. Faktor Perubahan Sosial Budaya

Dalam masyarakat, pasti akan tidak jarang kali terjadi evolusi struktur di bidang sosial budaya. Perubahan ini bakal mendorong tiap pribadi untuk melakkan penyesuaian melewati proses mobilitas sosial guna dapat bertahan dan naik ke lapisan sosial yang lebih tinggi.

6. Faktor Keadaan Ekonomi

Faktor pendorong mobilitas sosial berikutnya ialah keadaan ekonomi. Kondisi ekonomi yang membaik bisa memberikan desakan untuk melakukan perluasan dalam sekian banyak  macam usaha. Sementara andai kondisi ekonomi buruk pasti akan mendorong seseorang untuk menggali peruntungan di distrik lain.

7. Faktor Kependudukan

Faktor kependudukan turut mendorong mobilitas sosial, khususnya secara geografis. Jika di sebuah tempat mempunyai tingkat pertumbuhan warga yang pesat, pasti akan mengakibatkan permukiman warga menjadi semakin padat. Hal ini bisa mendorong seseorang untuk beralih tempat ke kota atau distrik lainnya.

Faktor Penghambat Mobilitas Sosial

Berikut merupakan sejumlah faktor penghambat mobilitas sosial beserta penjelasannya lengkap.

1. Faktor Perbedaan Kepentingan

Faktor penghambat mobilitas sosial yang kesatu ialah adanya perbedaan kepentingan antar pribadi dalam sebuah struktur organisasi. Hal ini mengakibatkan terjadinya kompetisi untuk memperebutkan sesuatu. Perbedaan kepentingan ini malah menghambat mobilitas sosial satu sama lainnya.

2. Faktor Kemiskian

Kemiskinan pun dapat menghambat terjadinya mobilitas sosial. Jika masyarakat miskin, pasti akan susah baginya untuk menjangkau status sosial yang diinginkan. Keterbatasan ongkos membuat masyarakat miskin ingin statis dan tidak berubah lapisan sosialnya.

3. Faktor Perbedaan Ras dan Agama

Faktor penghambat mobilitas sosial berikutnya ialah adanya perbedaan ras dan agama. Perbedaan ras menciptakan mobilitas sosial susah untuk terjadi, khususnya untuk ras minoritas. Di samping itu, dalam agama pun tidak dibetulkan seseorang dengan bebas untuk beralih agama cocok keinginannya untuk mendongkrak statusnya.

4. Faktor Pengaruh Sosial yang Kuat

Pengaruh sosial yang powerful turut menghambat mobilitas sosial, khususnya jika sehubungan dengan nilai-nilai dan adat yang berlaku dalam sebuah masyarakat. Hal ini sebab masyarakat ingin mengikuti nilai dan adat istiadat dibanding mengerjakan perubahan yang berlawanan dengan adat mereka.

5. Faktor Perbedaan Jenis Kelamin
 
Dalam tatanan masyarakat, lelaki masih di anggap lebih tinggi dibanding wanita. Banyak jabatan dan dominasi besar yang dipegang pria, sampai-sampai menghambat mobilitas sosial untuk kaum wanita.

6. Faktor Diskriminasi Kelas

Faktor penghambat mobilitas sosial yang terakhir ialah adanya diskriminasi kelas. Diskriminasi ruang belajar dalam sistem ruang belajar terbuka dapat merintangi mobilitas vertikal guna ke atas. Hal ini terbukti dengan adanya pembatasan keanggotaan sebuah organisasi tertentu dengan sekian banyak  syarat dan ketentuan.

Nah itulah referensi hal pendorong dan penghambat mobilitas sosial beserta penjelasannya dalam lingkungan masyarakat.    

Posting Komentar untuk "Faktor Pendorong dan Penghambat Mobilitas Sosial"