Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Motif Ekonomi | Pengertian, Prinsip, Macam-Macam, dan Contohnya

Dunia-Pendidik.Com - Apa tersebut motif ekonomi? Secara singkat, pengertian dan definisi motif ekonomi ialah alasan seseorang mengerjakan tindakan ekonomi. Ada sejumlah macam-macam motif ekonomi, di antaranya ialah untuk mendapat  keuntungan, untuk mengisi kebutuhan, guna mendapat penghargaan, dan beda sebagainya.

Motif Ekonomi | Pengertian, Prinsip, Macam-Macam, dan Contohnya

Nah kali ini akan dibicarakan ulasan mengenai pengertian dan definisi motif ekonomi, prinsip dan motif ekonomi, jenis dan macam-macam motif ekonomi beserta misalnya dalam kehidupan sehari-hari.

Pengertian Motif Ekonomi

Pengertian motif ekonomi secara umum ialah suatu usaha yang dapat menciptakan seseorang terdorong untuk mengerjakan tindakan ekonomi. Pada dasarnya, insan melakukan sesuatu karena dalil dan kemauan tertentu. Keinginan yang sehubungan dengan pekerjaan ekonomi ini lah yang dinamakan sebagai motif ekonomi.

Faktanya desakan manusia untuk mengerjakan tindakan ekonomi tidak melulu dikarenakan satu urusan saja, namun ada tidak sedikit jenisnya. Bisa pun motif ekonomi satu orang bertolak belakang dengan orang lain. Tiap orang mempunyai motif ekonomi dan semangat yang berbeda-beda.

Ada 2 (dua) jenis motif ekonomi yang utama, yaitu motif intrinsik dan motif ekstrinsik. Motif intrinsik ialah dorongan yang berasal dari dalam diri insan untuk mengerjakan suatu perbuatan ekonomi. Sedangkan motif ekstrinsik ialah dorongan yang berasal dari pihak luar untuk mengerjakan tindakan ekonomi.

Prinsip dan Motif Ekonomi

Dari pengertian tersebut, prinsip dan motif ekonomi saling berkaitan. Prinsip ekonomi yang utama ialah mendapatkan hasil sebesar-besarnya, yang pun menjadi salah satu desakan untuk mengerjakan tindakan ekonomi, atau disebut pun dengan motif ekonomi.

Macam-Macam Motif Ekonomi

Secara umum ada 5 macam-macam motif ekonomi. Berikut adalah 5 macam motif ekonomi dan penjelasannya.

1. Memenuhi Kebutuhan Hidup

Motif ekonomi yang kesatu ialah untuk memenuhi keperluan sehari-hari. Motif ini adalahmotif ekonomi yang sangat dasar. Manusia bekerja dan beraktivitas di bidang ekonomi untuk mendapat  penghasilan untuk memenuhi keperluan sehari-hari, baik keperluan primer, sekunder atau tersier.

2. Mendapat Penghargaan

Motif ekonomi selanjutnya ialah untuk menemukan penghargaan dan pengakuan. Penghargaan dari orang beda akan menyerahkan kepuasaan tersendiri untuk pelaku pekerjaan ekonomi. Penghargaan ini dapat berupa mendapat pujian, piagam tertulis atau eskalasi status sosial yang lebih tinggi dari masyarakat lain.

3. Memperoleh Kekuasaan Ekonomi

Selanjutnya pun ada motif ekonomi guna memperoleh dominasi ekonomi. Motif ini dilaksanakan saat seseorang sudah menjangkau tingkat kemakmuran tertentu. Meski telah makmur, ia lantas menginginkan dominasi ekonomi dengan teknik memperluas bidang usahanya ke distrik dan segmentasi pasar lainnya.

4. Motif Sosial

Motif ekonomi berikutnya ialah motif sosial, yaitu untuk menolong sesama manusia. Sebagai makhluk sosial, insan tidak dapat hidup sendiri dan saling berinteraksi satu sama lain. Bagi itu, motif ekonomi ini bertujuan untuk membantu sesama manusia, terutama untuk yang membutuhkan.

5. Memperoleh Laba

Hakikat dasar dari perbuatan ekonomi ialah untuk mendapat  keuntungan yang sebesar-besarnya. Keuntungan ini diwujudkan dalam format laba, yang didapat dari penghasilan dikurangi pengeluaran dari usaha yang sudah dilakukan.

Contoh Motif Ekonomi

Contoh motif ekonomi dapat didatangi dalam kehidupan sehari-hari, bahkan barangkali sering anda lakukan pun tanpa anda sadari. Berikut merupakan sejumlah contoh motif ekonomi dalam lingkungan masyarakat.
  • Adik membeli santap di warung sebab ia lapar.
  • Ibu melakukan pembelian baju di pasar sebab harganya lebih murah daripada yang dipasarkan di mall.
  • Pak Eko menyimpan uang uang di bank guna investasi di masa depan.
  • Joko meregistrasi bekerja sebagai PNS supaya keluarganya di anggap hormat oleh tetangganya.
  • Fajar bekerja sambilan untuk dapat membantu ongkos adiknya kuliah.
  • Seorang pedagang memasarkan produknya dengan harga murah supaya banyak orang yang membeli.
  • Aldho bekerja dengan keras di perusahannya supaya mendapat promosi sebagai manajer.
  • Rudi bekerja keras masing-masing hari untuk dapat membeli rumah.
  • Calon kepala desa menerbitkan uang individu untuk menolong perbaikan jalan untuk mendapat sokongan suara di pemilihan kepala desa mendatang.
  • Zaki bekerja guna mendapat duit guna menegakkan yayasan sosial di kampungnya.
  • Wisnu memperluas jaringan bisnisnya ke luar negeri supaya bisa menguasai pasar dan segmentasi produk yang ia jual.
  • Rafi melakukan pembelian mobil mewah supaya dipuji oleh teman-temannya.
  • Pak Budi mendongkrak harga produk yang ia jual guna mendapatkan deviden yang lebih besar.
Nah itulah referensi tentang pengertian motif ekonomi, kaitan antara prinsip dan motif ekonomi serta macam-macam motif ekonomi dan contonya. Semoga dapat menjadi referensi dan meningkatkan wawasan.   

Posting Komentar untuk "Motif Ekonomi | Pengertian, Prinsip, Macam-Macam, dan Contohnya"