Pengertian Pancasila | Sejarah, Teks, Fungsi, Nilai-Nilai, dan Maknanya

Dunia-Pendidik.Com - Pancasila adalah suatu ideologi dasar untuk negara Indonesia dan adalah rumusan serta pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara untuk seluruh rakyat Indonesia. Kali ini akan diterangkan secara menyeluruh mengenai pengertian dan definisi Pancasila secara umum, secara etimologis dan menurut keterangan dari para ahli.
 
Pengertian Pancasila | Sejarah, Teks, Fungsi, Nilai-Nilai, dan Maknanya
 
 
Pancasila adalah sebuah kesepakatan bareng bangsa Indonesia yang mementingkan seluruh komponen. Pancasila memiliki emblem burung garuda, di dalamnya ada gambar bintang, rantai, pohon beringin, kepala banteng, serta padi dan kapas. Tiap emblem mencerminkan makna dari masing-masing sila-sila Pancasila dari sila kesatu hingga sila kelima. Pancasila tertera pada paragraf ke-4 Preambule (Pembukaan) Undang-Undang Dasar 1945.

Berdasarkan keterangan dari dari ketetapan MPR No.III /MPR/2000, Pancasila ialah sumber dasar hukum nasional. Jadi, dapat dikatakan bahwa Pancasila sebagai dasar menata penyelenggaraan dalam pemerintahan negara Indonesia. Selain tersebut Pancasila juga bermanfaat sebagai ideologi bangsa dan pandangan hidup hidup negara Indonesia.

Pengertian Pancasila

Lantas apa sebenarnya makna Pancasila tersebut sendiri? Kenapa nama Pancasila yang digunakan? Berikut akan dibicarakan mengenai definisi dan pengertian Pancasila, baik secara etimologis, secara umum, serta menurut keterangan dari pendapat semua ahli.

Pengertian Pancasila Secara Etimologis

Jadi secara harfiah, definisi Pancasila secara etimologis dapat ditafsirkan sebagai “lima dasar” atau “lima asas”.

Pengertian Pancasila Berdasarkan keterangan dari Para Ahli

Di samping penjelasan tentang apa makna Pancasila secara umum, inilah ini sejumlah pengertian Pancasila menurut keterangan dari para berpengalaman yang adalahtokoh-tokoh bangsa Indonesia.

Berdasarkan keterangan dari Ir. Soekarno 
 
Dengan demikian, Pancasila bukan hanya menjadi pandangan hidup negara, namun lebih luas lagi, yaitu sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia.

Berdasarkan keterangan dari Muhammad Yamin
 
Dengan demikian, Pancasila ditafsirkan sebagai lima dasar yang mengandung pedoman atau aturan mengenai tingkah laku yang urgen dan baik.

Berdasarkan keterangan dari Notonegoro

Pancasila ialah dasar pandangan hidup negara Indonesia, sampai-sampai dapat dipungut kesimpulan bahwa Pancasila adalah dasar pandangan hidup dan ideologi negara yang diinginkan menjadi falsafah bangsa Indonesia sebagai dasar pemersatu.
 
Berdasarkan keterangan dari Ruslan Abdul Ghani

Definisi Pancasila ditafsirkan sebagai suatu filsafat negara yang terbuat untuk menjadi ideologi kolektif  demi kesejahteraan rakyat dan bangsa Indonesia tersebut sendiri.
Teks Pancasila

Berikut ini adalah bunyi dan teks Pancasila dari sila kesatu hingga sila kelima selengkapnya.
  • Ketuhanan Yang Maha Esa
  • Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
  • Persatuan Indonesia
  • Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebjaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
  • Keadilan Sosial untuk Seluruh Rakyat Indonesia

Sejarah Pancasila

Sejarah perumusan Pancasila berawal saat dibentuknya BPUPKI pada tanggal 29 April 1945 yang diketuai oleh KRT Radjiman Wedyodiningrat. BPUPKI disusun untuk mempersiapkan kebebasan Indonesia, di antara tugasnya ialah membuat rumusan dasar negara.

Pada sidang BPUPKI yang kesatu mulai tanggal 29 Mei hingga 1 Juni 1945, ada tiga usulan yang diajukan untuk menjadi rumusan dasar negara, yang dikatakan oleh Mohammad Yamin, Soepomo, dan Soekarno. Karena ada perbedaan pendapat, lantas dibentuklah panitia kecil yang ditugasi menciptakan rumusan dasar negara.

Panitia itu terdiri dari 9 anggota sampai-sampai disebut sebagai Panitia Sembilan. Ketuanya ialah Soekarno. Panitia Sembilan menghasilkan rumusan dasar negara yang dinamakan sebagai Piagam Jakarta, yang terdiri dari 5 (lima) sila sebagai berikut:
  1. Ketuhanan dengan keharusan menjalankan syariat Islam untuk pemeluk-pemeluknya
  2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
  3. Persatuan Indonesia
  4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksan dalam permusaywaratan/perwakilan
  5. Keadilan sosial untuk seluruh rakyat Indonesia

Indonesia kesudahannya merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945. Pada tanggal 18 Agustus 1945, diadakanlah sidang PPKI yang kesatu. PPKI ialah badan pengganti BPUPKI guna mempersiapkan kebebasan Indonesia. Sidang kesatu PPKI salah satunya ialah untuk membicarakan dasar negara yang telah dirumuskan sebelumnya.

Pada sidang kesatu PPKI, ditetapkan perubahan pada sila kesatu yang semula berbunyi ‘Ketuhanan dengan keharusan menjalankan syariat Islam untuk pemeluk-pemeluknya’, kemudian diolah menjadi ‘Ketuhanan Yang Maha Esa’. Usulan ini dikatakan oleh Mohammad Hatta.

Fungsi Pancasila

Pancasila sebagai dasar dan pandangan hidup bangsa memiliki tidak sedikit sekali fungsi. Berikut ini sejumlah fungsi Pancasila secara umum.

Sebagai Dasar Negara Indonesia

Sebagai dasar negara Indonesia, Pancasila adalah sumber kaidah hukum yang menata negara Republik Indonesia, tergolong di dalamnya semua unsur-unsurnya yaitu pemerintah, distrik dan rakyat.

Sebagai Ideologi Bangsa Indonesia

Sebagai ideologi bangsa Indonesia, Pancasila adalah pada hakekatnya adalah hasil perenungan atau pemikiran bangsa Indonesia dan adalah suatu urusan yang mesti tertanam di masing-masing jiwa masyarakat Indonesia secara keseluruhan.

Sebagai Pandangan Hidup Bangsa Indonesia
Sebagai falsafah bangsa Indonesia, nilai-niali dalam Pancasila dijadikan pedoman hidup bangsa Indonesia dalam menjangkau kesejahteraan bermunculan dan batin dalam masyarakat yang heterogen atau berbagai ragam.

Sebagai Jiwa Bangsa Indonesia
Sebagai jiwa bangsa Indonesia, nilai-nilai yang terdapat dalam Pancasila menjadi gambaran jiwa bangsa Indonesia yang telah ada semenjak dulu dan diabsahkan dalam butir-butir dalam Pancasila.

Sebagai Kepribadian Bangsa Indonesia
Sebagai jati diri bangsa Indonesia, Pancasila bermanfaat sebagai identitas bangsa yang mesti dibanggakan dan ditanamkan sebagai kepribadian untuk masyarakat Indonesia, yang memisahkan bangsa Indonesia dengan bangsa-bangsa lain.

Sebagai Perjanjian Luhur Bangsa Indonesia
Sebagai perjanjian luhur bangsa Indonesia, Pancasila adalah buah pemikiran, kesepakatan dan warisan semua intelektual dan pendiri bangsa bangsa serta perjanjian luhur mesti tetap dipertahankan dan dijaga oleh bangsa Indonesia ketika ini.

Sebagai Sumber dari Segala Sumber Hukum
Sebagai sumber dari segala sumber hukum, Pancasila mesti menjadi sumber dari segala ketentuan perundang-undangan yang dibuat. dimana masing-masing hukum yang berlaku pun tidak boleh berlawanan dengan nilai-nilai yang terdapat dalam Pancasila.

Sebagai Cita-Cita dan Tujuan Bangsa Indonesia
Sebagai cita-cita dan destinasi bangsa Indonesia, isi Pancasila termuat pun di dalam pendahuluan UUD 1945, dimana cita-cita yang dimaksud menjadi destinasi bangsa, membuat masyarakat yang adil dan makmur yang berlandaskan Pancasila.

Sebagai Falsafah Hidup Bangsa Indonesia

Sebagai pandangan hidup hidup bangsa Indonesia, Pancasila dirasakan mencerminkan filosofi yang dianut oleh bangsa Indonesia dalam kelima silanya sampai-sampai sesuai diterapkan sebagai ideologi negara.

Demikianlah pembahasan tentang definisi Pancasila secara umum, secara etimologi dan menurut keterangan dari para berpengalaman lengkap. Dijelaskan pun pembahasan tentang sejarah, fungsi, makna, dan nilai-nilai Pancasila. Semoga keterangan di atas berfungsi dan dapat menjadi referensi dalam mengetahui apa tersebut Pancasila.                       

Belum ada Komentar untuk "Pengertian Pancasila | Sejarah, Teks, Fungsi, Nilai-Nilai, dan Maknanya"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel