Unsur-Unsur Hukum Beserta Contoh dan Penjelasannya

Dunia-Pendidik.Com - Hukum ialah sebuah aturan yang berlaku pada suatu wilayah atau negara tertentu yang mesti ditaati. Salah satu sifat hukum ialah memaksa tiap orang guna mematuhinya, andai tidak maka bakal ada sanksi yang diberikan. Selain tersebut juga ada unsur dan ciri-ciri hukum yang lainnya.

Unsur-Unsur Hukum Beserta Contoh dan Penjelasannya

Jika diulas secara luas, maka definisi hukum ialah peraturan yang berupa norma dan sanksi yang diciptakan oleh badan yang berwenang dengan destinasi untuk menata tingkah laku manusia, mengawal ketertiban dan keadilan serta menangkal terjadinya kekacauan di kalangan masyarakat pada distrik atau negara tertentu.

Terdapat sejumlah tujuan hukum dibuat, di antaranya ialah untuk membuat ketertiban, keadilan, ketentraman, dan kesejahteraan di masyarakat. Adanya hukum akan mengayomi hak-hak masyarakat dari bisa jadi pelanggaran hukum dan HAM oleh masyarakat lainnya.

Dalam teori hukum, terdapat sejumlah unsur-unsur hukum yang terdapat pada tiap ketentuan itu. Salah satunya ialah sifat hukum yang memaksa masyarakat guna mematuhinya, dan andai terjadi pelanggaran hukum bakal ada sanksi yang diserahkan pada pelanggar hukum tersebut.

Unsur-Unsur Hukum

Secara umum, ada 4 (empat) unsur-unsur hukum yang terdapat di kalangan masyarakat. Berikut ini adalahunsur-unsur hukum beserta penjelasannya secara lengkap.

1. Hukum Mengatur Tingkah Laku Masyarakat
Unsur hukum yang kesatu ialah peraturan hukum menata tingkah laku dalam pergaulan masyarakat. Hal ini cocok dengan destinasi hukum yang bermanfaat untuk menata dan mengayomi masyarakat. Hukum menata segala tingkah laku dan kegiatan manusia sehari-hari.

Hal ini diwujudkan dalam format perintah atau larangan bersangkutan sebuah hal. Fungsi hukum pun penting untuk menata dan mengatur segala aspek dalam kehidupan manusia. Contohnya ialah larangan menculik dan membunuh orang beda atau perintah menjalankan keharusan sebagai penduduk negara.

2. Hukum Dibuat oleh Badan Resmi yang Berwajib

Hukum mesti diciptakan oleh badan sah yang berwajib dalam suatu wilayah atau negara tertentu. Dalam sebuah wilayah, hukum melulu boleh diciptakan oleh lembaga yang berwenang menciptakan peraturan yang telah disepekati sebelumnya oleh seluruh pihak.

Dalam tiap negara, barangkali lembaga yang menciptakan peraturan bisa bertolak belakang satu sama lain, asalkan telah diberi kewenangan menciptakan hukum. Contohnya ialah peraturan perundang-undangan yang diciptakan oleh DPR dan presiden melewati rancangan yang telah disepakati sebelumnya.

3. Peraturan Hukum Bersifat Memaksa

Unsur hukum berikutnya ialah peraturan hukum itu mempunyai sifat memaksa. Hukum memang mempunyai sifat memaksa dan mesti diterapkan pada tiap orang yang terdapat pada sebuah wilayah atau negara. Karena sifatnya yang memaksa, maka hukum bertolak belakang dengan norma-norma yang berlaku di masyarakat.

Sifat hukum yang memaksa diwujudkan dengan pemberian sanksi atau kehilangan hak andai tidak dilakukan. Contohnya ialah saat pengendara sepeda motor tidak memakai helm, maka bakal ditilang. Untuk tersebut pengendara helm dipaksa untuk memakai helm.

4. Jika Melanggar Hukum Akan Diberi Sanksi

Unsur hukum yang terakhir ialah adanya sanksi untuk pelanggaran hukum yang terjadi. Pemberian sanksi dilaksanakan untuk memunculkan rasa jera supaya tidak terdapat orang yang melanggar hukum. Tentunya sanksi yang diserahkan sesuai dengan perbuatan pelanggaran hukum yang dilaksanakan atau lewat putusan hakim di pengadilan.

Sanksi yang diserahkan pun bervariasi, dapat berupa denda, penjara atau bahkan hukuman mati di sejumlah negara, tergantung dengan pelanggaran hukum yang sudah dilakukan. Contohnya ialah seorang pembunuh lantas divonis oleh hakim di pengadilan menerima hukuman 15 tahun penjara.

Secara umum hukum mempunyai sifat memaksa dan menata tingkah laku masyarakat, diciptakan oleh lembaga sah yang berwajib, dan andai melanggar, maka bakal ada sanksi yang diberikan.                       

Belum ada Komentar untuk "Unsur-Unsur Hukum Beserta Contoh dan Penjelasannya"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel