Sifat-Sifat Gelombang Beserta Ciri-Ciri dan Karakteristiknya

Dunia-Pendidik.Com - Gelombang ialah getaran yang merambat. Dalam ilmu fisika, gelombang memiliki sekian banyak  jenis dan sifat-sifat tertentu. Contoh gelombang pun sering anda temui dalam kehidupan sehari-hari, contohnya yaitu gelombang cahaya, gelombang bunyi, gelombang radio, gelombang air, dan sebaganya.

Dalam ilmu fisika, definisi gelombang secara umum ialah getaran yang merambat tanpa mengalihkan materi perantaranya, baik melewati medium atau tanpa perantara, dapat mempunyai arah rambat yang tegak lurus ataupun sejajar dengan arah getarannya.

Sifat-Sifat Gelombang Beserta Ciri-Ciri dan Karakteristiknya

Terdapat sejumlah jenis-jenis gelombang yang dapat dibedakan menurut keterangan dari arah rambatnya (gelombang transversal dan longitudinal), menurut keterangan dari mediumnya (gelombang mekanik dan elektromagnetik) serta menurut keterangan dari amplitudonya (gelombang berlangsung dan stasioner).

Gelombang pun mempunyai sejumlah sifat dan ciri khas tertentu. Sifat-sifat gelombang ini mempunyai dasar teori dan kriteria masing-masing. Beberapa sifat gelombang contohnya yakni gelombang bisa dipantulkan, bisa dibiaskan, bisa diuraikan, serta bisa dipadukan.

Sifat-Sifat Gelombang

Terdapat 7 (tujuh) sifat-sifat gelombang. Berikut akan dibicarakan mengenai sifat-sifat dan ciri khas gelombang beserta penjelasannya.

1. Pemantulan Gelombang

Sifat gelombang yang kesatu ialah dapat dipantulkan. Pemantulan gelombang terjadi saat sebuah gelombang menabrak suatu penghalang atau hingga di ujung (batas) sebuah medium yang dirambatinya, sampai-sampai sebagian gelombang tersebut akan dipantulkan.

Pemantulan gelombang disebut pun sebagai refleksi. Pada pantulan gelombang bidang, sudut yang disusun oleh gelombang yang datang untuk permukaan pantulan sama dengan sudut yang diciptakan oleh gelombang pantulnya hukum pemantulan.

2. Pembiasan Gelombang

Selanjutnya gelombang pun dapat dibiaskan atau dibelokkan. Hal ini terjadi saat sebuah gelombang datang pada sebuah permukaan batas yang mengasingkan antara dua wilayah dengan laju gelombang berbeda, beberapa gelombang bakal dipantulkan dan beberapa lainya bakal ditransmisikan atau diteruskan.

Peristiwa penyimpangan gelombang ini disebut pun dengan istilah refraksi. Singkatnya penyimpangan gelombang bisa terjadi saat gelombang melalui dua medium yang bertolak belakang kerapatannya. Pada penyimpangan gelombang pun terjadi evolusi laju perambatan.

3. Difraksi Gelombang

Sifat gelombang berikutnya ialah difraksi gelombang. Yang dimaksud difraksi gelombang adalahsuatu pembelokan atau penyebaran gelombang sebab gelombang itu merambat melalui suatu celah kecil atau ujung suatu penghalang.

Adapun besarnya difraksi tergantung pada ukuran penghalang dan panjang gelombang. Ketika lebar celah lebih banyak dari panjang gelombang dari berkas-berkas gelombangnya, maka efek difraksinya bakal kecil. Sebaliknya, andai celah lebih sempit, maka efek difraksinya pun akan menjadi lebih jelas.

4. Dispersi Gelombang

Gelombang pun dapat diolah bentuknya lewat sifat dispersi gelombang. Dispersi gelombang adalahsuatu perubahan format sebuah gelombang saat gelombang merambat melewati suatu medium. Medium dimana laju gelombang tidak bergantung pada panjang gelombang atau frekuensinya bisa disebut medium nondispersif.

Dispersi gelombang terjadi ketika ada perbedaan penyimpangan untuk masing-masing panjang gelombang, sebab perbedaan kelajuan setiap gelombang pada saat melalui medium pembias. Peristiwa dispesrsi ini pun disebut sebagai penguraian gelombang.

5. Interferensi Gelombang
Sifat gelombang selanjutnya ialah interferensi gelombang dimana gelombang bisa digabungkan atau dipadukan. Pengertian interferensi gelombang sendiri ialah peristiwa perpaduan dua gelombang yang koheren yang mempunyai frekuensi dan lain fase yang sama.

Terdapat 2 (dua) jenis interferensi pada gelombang, yaitu interferensi konstruktif dan destruktif. Interferensi konstruktif adalahinterferensi yang saling menguatkan andai 2 gelombang mempunyai fase yang sama. Sedangkan interferensi destruktif justeru saling melemahkan andai 2 gelombang bertentangan fase.

6. Efek Doppler
Efek doppler pun termasuk di antara sifat gelombang. Sifat efek doppler ini bakal terjadi saat sebuah gelombang dan penerima bergerak saling mendekati, frekuensi yang terdeteksi lantas akan menjadi lebih banyak daripada frekuensi sumber.

Jika sebuah sumber gelombang dan penerima bergerak relatif satu sama lain, frekuensi yang terdeteksi oleh penerima tidak sama dengan frekuensi sumbernya. Salah satu misal pemakaian efek doppler ialah pemakaian radar polisi guna mengukur kelajuan mobil yang melintas.

7. Polarisasi Gelombang

Sifat gelombang yang terakhir ialah polarisasi gelombang, dimana gelombang bisa dikutubkan. Polarisasi adalahperistiwa terserapnya beberapa atau semua arah getar gelombang. Peristiwa polarisasi ini melulu terjadi pada jenis gelombang transversal saja, dan tidak terjadi pada jenis gelombang longitudinal.

Terdapat 2 (dua) jenis polarisasi gelombang, yaitu polarisasi vertikal dan horizontal. Polarisasi vertikal terjadi saat gelombang kesatu yang didapatkan dengan teknik menggerakkan tali ke arah atas dan ke arah bawah. Sedangkan polarisasi horizontal saat gelombang kedua yang didapatkan dengan teknik menggerakkan tali ke arah samping.

Nah itulah referensi tentang 7 sifat-sifat gelombang dalam ilmu sains dan fisika beserta pengertian, ciri-ciri, karakteristik, dan penjelasannya lengkap. Semoga dapat meningkatkan referensi dan wawasan pengetahuan tentang apa saja sifat-sifat gelombang.                       

Belum ada Komentar untuk "Sifat-Sifat Gelombang Beserta Ciri-Ciri dan Karakteristiknya"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel