Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ciri-Ciri Koperasi Beserta Prinsip, Asas, dan Keanggotaannya


Dunia-Pendidik.Com - Koperasi ialah badan hukum atau organisasi ekonomi yang berasaskan kekeluargaan dan bertujuan guna mensejahterakan anggotanya. Di Indonesia, koperasi mempunyai ciri dan ciri khas khusus, baik itu dari sisi keanggotaan, pembagian hasil usaha, asas, dan prinsip-prinsipnya yang telah ditata dalam undang-undang.

Beberapa prinsip koperasi antara beda keanggotaannya yang mempunyai sifat terbuka, pembagian saldo hasil usaha dilaksanakan secara adil serta menjunjung kerjasama antar koperasi. Di samping itu, pun ada sejumlah ciri khas dan ciri-ciri koperasi yang khas, tergolong dari asas dan prinsip yang dianut tersebut.

Ciri-Ciri Koperasi Beserta Prinsip, Asas, dan Keanggotaannya

Ciri-Ciri Koperasi

Berikut ini akan dibicarakan apa saja ciri-ciri dan ciri khas koperasi di Indonesia secara umum beserta penjelasannya lengkap.

1. Sistem keanggotaan mempunyai sifat sukarela

Ciri utama koperasi ialah sistem keanggotaannya yang mempunyai sifat sukarela. Anggota koperasi jangan dipaksa dan mesti bergabung atas dasar keinginan sendiri. Di samping itu, anggota koperasi boleh mengundurkan diri kapan saja cocok syarat dan peraturan yang telah disepakati sebelumnya.

2. Keputusan dipungut dengan musyawarah mufakat

Segala keputusan dalam koperasi dipungut dengan musyawarah mufakat. Artinya masing-masing anggota mempunyai peran guna menilai keputusan yang dipungut lewat keputusan bersama. Tidak terdapat 1 orang yang berpengaruh mengambil keputusan, sebab semua putusan mesti melewati musyawarah.

3. Kekuasaan tertinggi berada pada rapat anggota

Salah satu ciri khas koperasi yang khas ialah kekuasaan tertingginya terdapat pada rapat anggota. Dengan kata lain, dominasi tertinggi tidak ada pada jabatan tertentu, tetapi melalui rapat anggota. Rapat anggota ini umumnya dilaksanakan setahun sekali dan dibuntuti tiap anggota.

4. Bertujuan guna menyejahterakan anggotanya

Tujuan koperasi yang utama ialah untuk menyejahterakan anggotanya. Hal ini jadi salah satu karakteristik koperasi di Indonesia. Berdasarkan keterangan dari undang-undang, koperasi bertujuan guna memajukan kesejahteraan anggota pada terutama dan masyarakat pada umumnya.

5. Sumber modal berasal dari anggotanya
 

Dengan begitu, modal yang dipunyai koperasi menjadi tidak tetap, sebab tergantung pada jumlah simpanan masing-masing anggota. Hal ini lah yang memisahkan koperasi dengan lembaga komersial lainnya.


6. Menerapkan asas kekeluargaan

Koperasi adalah badan yang berasaskan kekeluargaan. Asas koperasi di Indonesia ini pun telah ditata dalam Undang-Undang No. 25 Tahun 1985 mengenai koperasi.


7. Koperasi mempunyai sifat non-kapitalis

Koperasi mempunyai sifat non-kapitalis. Dengan begitu, pembagian saldo hasil usaha (SHU) tidak menurut pada besarnya modal yang ditanamkan oleh semua anggota koperasi, tetapi menurut jasa yang diserahkan oleh semua anggota untuk pihak koperasi.
 

Hal-hal yang menata mengenai koperasi di Indonesia pun telah ditata dalam undang-undang. Semoga dapat menjadi ekstra referensi dan wawasan pengetahuan.                        

Posting Komentar untuk "Ciri-Ciri Koperasi Beserta Prinsip, Asas, dan Keanggotaannya"