Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jenis-Jenis Konflik Beserta Macam, Bentuk, Ciri-Ciri dan Contohnya


Dunia-Pendidik.Com - Konflik ialah pertentangan atau bentrokan yang terjadi antar pribadi atau kelompok sebab sebab-sebab tertentu. Konflik sosial dapat terjadi karena tidak sedikit faktor. Selain tersebut juga terdapat macam-macam konflik yang berbeda-beda, contohnya konflik politik, konflik rasial, konflik agama atau konflik antar suku.

Definisi dan definisi konflik ialah proses sosial antara dua orang atau lebih dengan mengerjakan tindakan untuk berjuang menyingkirkan pihak beda dengan teknik meningkirkan atau menghancurkan pihak lawan tersebut. Sedangkan dalam KBBI, konflik ditafsirkan secara singkat sebagai suatu perselisihan, pertentangan atau percekcokan.

Di Indonesia, sering pun dijumpai terjadinya konflik. Sejumlah misal konflik yang tidak jarang terjadi contohnya tawuran antar desa, bentrokan perusahaan dan masyarakat atau ribut pada demonstrasi mahasiswa dengan aparat kepolisian. Pada tingkat lain, konflik pun terjadi ketika adanya upaya separatisme atau kudeta negara.

Konflik sosial sendiri dapat dibagi menjadi sejumlah jenis, tergantuk apa saja hal pembedanya. Misalnya menurut posisinya dalam struktur, ada konflik vertikal dan horizontal. Ada pun bentuk-bentuk konflik lain, contohnya konflik antar individu, konflik antar kelompok sampai konflik internasional antar negara.

Jenis-Jenis Konflik Beserta Macam, Bentuk, Ciri-Ciri dan Contohnya

Macam-Macam Konflik

Di bawah ini akan dibicarakan apa saja bentuk-bentuk konflik secara umum serta jenisnya secara eksklusif menurut ciri dan kriteria tertentu.


1. Konflik dalam diri sendiri

Konflik dalam diri sendiri adalah jenis konflik yang terjadi pada diri seseorang, seringkali ditimbulkan oleh faktor-faktor pemikiran pribadi tersebut sendiri sendiri laksana sikap, emosi, prinsip, dan kepentingan diri sendiri. Jenis konflik ini dinamakan sebagai konflik intrapersonal.


2. Konflik antar individu

Konflik antar pribadi adalah jenis konflik yang terjadi sebab adanya perbedaan jati diri antara pribadi yang satu dengan pribadi yang lainnya. Konflik ini dapat berupa bentrokan kecil sampai berujung adu jasmani pula yang didasarkan adanya perbedaan pendapat atau persaingan.


3. Konflik dalam Kelompok

Konflik dalam kumpulan adalah jenis konflik yang diakibatkan oleh individu-individu dalam kelompok tersebut sendiri. Konflik ini terjadi sebab adanya ketidakcocokan atau kesalahpahaman dalam kumpulan tersebut, sehingga mengakibatkan adanya bentrokan internal antar anggotanya.


4. Konflik antar kelompok

Konflik antar kumpulan adalah jenis konflik yang terjadi antara dua kumpulan atau lebih yang mempunyai tujuan yang sama tetapi mempunyai pendapat dan teknik pandang yang berbeda. Konflik ini dapat memunculkan kerugian materi, contohnya tawuran antar desa atau konflik antar suku.


5. Konflik vertikal

Konflik vertikal ialah jenis konflik yang terjadi antara karyawan yang mempunyai jabatan yang tidak sama dengan dalam organisasi. Biasanya konflik ini terjadi dalam suatu organisasi maupun perusahaan. Bisa pun berupa konflik antara pemerintah dengan masyarakat yang bertolak belakang hierarki.


6. Konflik horizontal

Konflik horizontal ialah jenis konflik yang terjadi sebab memiliki status atau jabatan yang sama atau setingkat dalam organisasi. Contohnya ialah konflik yang terjadi antara anggota pada suatu organisasi. Bisa pun berupa konflik antar desa yang sama-sama melibatkan masyarakat umum.


7. Konflik politik


Konflik politik ialah jenis konflik yang disebabkan karena adanya pandangan politik yang berbeda. Artinya konflik dilandasi kepentingan politik, dapat konflik antar partai politik, konflik perebutan kekuasaan, konflik upaya separatisme sampai konflik sebab upaya kudeta pemerintahan.


8. Konflik rasial

Konflik rasial ialah jenis konflik yang terjadi salah satu kelompok ras yang bertolak belakang dikarenakan adanya kepentingan serta kebudayaan yang bertabrakan satu sama lainnya. Konflik ras terjadi dampak rasa ketidakadlian yang didapat dari di antara ras atau ras beda merasa dirinya lebih unggul.


9. Konflik antar suku

Konflik suku ialah jenis konflik yang terjadi disebabkan adanya perbedaan di dalam kehidupan masyarakat, antara suku bangsa yang satu dengan yang lainnya. Perbedaan tersebut mencakup bahasa, adat, maupun kebiasaan. Konflik suku rentan terjadi pada negara yang beragam, laksana di Indonesia.


10. Konflik agama

Konflik agama ialah jenis konflik yang dilandasi hal agama. Umumnya konflik ini terjadi dengan melibatkan dua kumpulan pemeluk agama yang berbeda. Konflik agama rentan terjadi pada negara atau distrik dengan situasi masyarakat dengan agama yang beragam.


11. Konflik internasional

Konflik internasional ialah jenis konflik yang terjadi antar negara disebabkan adanya perbedaan kepentingan, baik dalam bidang politik, ekonomi, budaya, dan kepentingan lain. Contoh konflik internasional dapat berupa perang dagang, sengketa wilayah sampai agresi militer.


Jenis-Jenis Konflik Berdasarkan Bentuknya

  • Konflik realistis, adalahjenis konflik yang terjadi sebab kekecewaan pribadi atau kumpulan atas tuntutannya.
  • Konflik nonrealistif, adalahjenis konflik yang terjadi sebab kebutuhan yang meredakan ketegangan.


Jenis-Jenis Konflik Berdasarkan Tempatnya

  • Konflik in-group, adalahjenis konflik yang terjadi dalam kumpulan atau masyarakat sendiri
  • Konflik out-group, adalahjenis konflik yang terjadi antara suatu kumpulan atau masyarakat dengan kumpulan atau masyarakat lain.


Jenis-Jenis Konflik Berdasarkan Sumbernya

  • Konflik tujuan, adalah jenis konflik yang terjadi sebab adanya perbedaan individu, organisasi atau kumpulan yang menimbulkan konflik
  • Konflik peranan, adalah jenis konflik yang terjadi sebab ada peran yang lebih dari satu.
  • Konflik nilai, adalah jenis konflik yang terjadi sebab perbedaan nilai yang dianut oleh pribadi dengan organisasi atau kelompok.
  • Konflik kebijakan, adalah jenis konflik yang terjadi karena pribadi atau kumpulan tidak sependapat dengan kepandaian organisasi.


Jenis-Jenis Konflik Berdasarkan Fungsinya

  • Konflik konstruktif, adalah jenis konflik yang memiliki nilai positif untuk pengembangan organisasi.
  • Konflik destruktif, adalah jenis konflik yang memiliki akibat negatif untuk pengembangan organisasi.


Jenis-Jenis Konflik Berdasarkan Dampaknya

  • Konflik fungsional, adalah jenis konflik yang memberikan guna atau keuntungan untuk organisasi yang bisa dikelola dan dikendalikan dengan baik.
  • Konflik infungsional, adalah jenis konflik yang dampaknya merugikan orang lain.


Nah itulah referensi macam-macam konflik beserta format dan penjelasannya. Klasifikasi konflik sosial memang dapat dipisahkan menurut keterangan dari pihak yang terlibat, posisi dalam struktur organisasi, fungsi, sumber konflik, lokasi terjadinya serta akibat yang ditimbulkan.                        

Posting Komentar untuk " Jenis-Jenis Konflik Beserta Macam, Bentuk, Ciri-Ciri dan Contohnya"